Wall Street berakhir variatif

Rabu, 22 Januari 2014 - 08:39 WIB
Wall Street berakhir...
Wall Street berakhir variatif
A A A
Sindonews.com - Indeks di Wall Street pada perdagangan Selasa waktu setempat ditutup variatif. Indeks S&P 500 menguat didukung sektor material, sedangkan Dow Jones melemah dipicu penurunan kinerja komponennya.

Sektor material di indeks S&P mencatat kenaikan tertinggi dengan menguat 0,6 persen. Kenaikan tersebut dipimpin menguatnya saham Dow Chemical (DOW.N) sebesar 6,6 persen menajdi USD45,93. Selain itu, saham Alcoa Inc (AA.N) melesat 6,8 persen menjadi USD12,13.

Sementara sektor energi yang memiliki korelasi dengan laju pertumbuhan ekonomi berhasil melonjak 0,5 persen.

"Kami pikir saham yang sensitif terhadap perekonomian memiliki ruang menguat dalam jangka panjang," kata Director of Investment Strategy BNY Mellon Wealth Management Jeff Mortimer seperti dilansir Reuters, Rabu (22/1/2014).

Sementara itu, komponen di indeks Dow yang terkoreksi, yakni saham Travelers Cos Inc (TRV.N), Verizon Communications Inc (VZ.N) dan Johnson & Johnson (JNJ.N).

Saham Travelers turun 1,7 persen menjadi USD85 setelah mencatat laba di bawah ekspektasi, saham Verizon melemah 1,3 persen menjadi USD47,70 dan J & J turun 1,1 persen menjadi USD94,03.

Semalam, indeks Dow Jones turun 44,12 poin atau 0,27 persen ke 16.41,.44; indeks S&P naik 5,10 poin atau 0,28 persen menjadi 1.843,80 dan Nasdaq menguat 28,18 poin atau 0,67 persen ke 4.225,76.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Waspada Gejolak Ekonomi...
Waspada Gejolak Ekonomi Dunia
PBB Prediksi Ekonomi...
PBB Prediksi Ekonomi Dunia Stagnan di 2,8 Persen pada 2025
Utang Luar Negeri IndonesiaNomor...
Utang Luar Negeri IndonesiaNomor 7 Terbesar di Dunia
Ekonomi China Pulih,...
Ekonomi China Pulih, Tumbuh 4,9 Persen Kuartal III 2020
Seram! Ketua OJK Beberkan...
Seram! Ketua OJK Beberkan Ancaman Ekonomi Dunia Tahun Depan
Prabowo: Ekonomi Indonesia...
Prabowo: Ekonomi Indonesia Diramal Masuk 5 Besar di Dunia
Berita Terkini
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
1 jam yang lalu
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
2 jam yang lalu
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
3 jam yang lalu
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
5 jam yang lalu
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
5 jam yang lalu
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
5 jam yang lalu
Infografis
3 Keuntungan Rusia Jika...
3 Keuntungan Rusia Jika Perang Melawan Ukraina Berakhir
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved