Siapkan USD250 juta, BRI ingin beli satelit

Rabu, 22 Januari 2014 - 17:21 WIB
Siapkan USD250 juta,...
Siapkan USD250 juta, BRI ingin beli satelit
A A A
Sindonews.com - Guna meningkatkan performa bisnisnya, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) menyatakan keinginannya untuk membeli satelit sendiri.

Saking seriusnya, perseroan tengan melakukan pembicaraan dengan otoritas berwenang untuk meminta kavling slot orbit di angkasa. Jika slot ini didapat, maka BRI dapat segera merealisasikan langkah untuk membeli satelit sendiri.

"Kita minta slot orbit kavling di angkasa. Kami berencana membeli satelit sendiri, tapi masih menunggu izin slotnya di angkasa," ujar Direktur Utama BRI Sofyan Basir dalam paparannya di kinerja di Gedung BRI, Rabu (22/1/2014).

Dia menjelaskan, untuk memuluskan aktivitas data dan komunikasi perusahaan, selama ini BRI mempercayakannya kepada setidaknya 20-22 transponder yang disewa dari berbagai provider termasuk Telekomunikasi Indonesia (Telkom), Indosat, Citra Sari Makmur dan sejumlah provider lain.

"Dari sekitar 7-8 provider, hanya tiga provider punya satelit. Kami sewa 20-22 transponder untuk 22 ribu titik komunikasi kantor cabang plus ATM," jelas dia.

Sementara, Sofyan menyebut bahwa hal yang melatarbelakangi niat BRI untuk membeli satelit sendiri lantaran kualitas komunikasi dari tiga satelit provider tersebut kerap bermasalah.

Dia mencontohkan, ketika ATM BRI tidak bisa beroperasi itu bukan masalah dari sistem BRI, melainkan masalah signal dari satelit tersebut.

"Seperti anda punya HP, itu bukan HP yang salah tapi kualitas komunikasi yang parah, seperti HP tidak ada signal, bukan masalah teknologi BRI," tutur dia.

Untuk memuluskan rencana pembelian satelit tersebut, Sofyan menyatakan, perseroan telah mencadangkan dana mencapai USD250 juta. Sofyan berharap pemerintah segera memberi lampu hijau bank pelat merah tersebut untuk merealisasikan rencana itu.

"Kami tidak mau sewa lagi karena kami sudah punya 22 ribu titik transaksi dan jauh menguntungkan beli sendiri karena satelit itu mempunyai life time 15-18 tahun," ujar Sofyan.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Presiden Jokowi Apresiasi...
Presiden Jokowi Apresiasi Peran BRI dalam Pengembangan UMKM Indonesia
BRI Berhasil Salurkan...
BRI Berhasil Salurkan Pinjaman Dana Pemerintah Rp136,7 Triliun
BRI Hadirkan Virtual...
BRI Hadirkan Virtual Coaching Bagi Pelaku UMKM di Seluruh Indonesia
BRI Beri Tips Bertransaksi...
BRI Beri Tips Bertransaksi Aman Saat Lebaran
Investor Ritel Saham...
Investor Ritel Saham BRI Melesat Enam Kali Lipat Dalam Dua Tahun
85% Kantor BRI Telah...
85% Kantor BRI Telah Beroperasi dengan Protokol The New Normal
Berita Terkini
OPEC+ Sepakat Tambah...
OPEC+ Sepakat Tambah Produksi Mulai Agustus, Harga Minyak Drop Lebih 1%
46 menit yang lalu
Pemerintah Perkuat Perdagangan...
Pemerintah Perkuat Perdagangan Karbon Kehutanan demi Tingkatkan Kepercayaan Pasar
1 jam yang lalu
Pertamina Regional Jawa...
Pertamina Regional Jawa Rampungkan Restorasi Mangrove Pantai Utara Jawa
1 jam yang lalu
Tunggu Penerbitan PP,...
Tunggu Penerbitan PP, Pemerintah Godok Aturan Enam KEK Baru
2 jam yang lalu
Di Bawah Naungan Danantara,...
Di Bawah Naungan Danantara, Pegadaian Siap Akselerasi Ekosistem Bank Emas ke Kancah Internasional
2 jam yang lalu
JPMorgan Peringatkan...
JPMorgan Peringatkan Risiko Baru MicroStrategy
2 jam yang lalu
Infografis
Ini Rincian Gaji Anggota...
Ini Rincian Gaji Anggota DPR Jadi Rp65,5 Juta usai Pemangkasan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved