Cuaca buruk, harga ikan di Pekalongan melambung

Kamis, 23 Januari 2014 - 10:38 WIB
Cuaca buruk, harga ikan...
Cuaca buruk, harga ikan di Pekalongan melambung
A A A
Sindonews.com - Cuaca buruk yang melanda laut Jawa beberapa pekan terakhir membuat para nelayan menganggur. Mereka tidak bisa melaut lantaran terjadi badai dan ombak besar dengan ketinggian hingga lima meter. Ratusan perahu pun menumpuk di pelabuhan Pekalongan, Jawa Tengah (Jateng).

Sebagian nelayan memilih untuk memperbaiki kapal dan alat tangkap berupa jaring ikan dan pancing. Suhari, nelayan Pekalongan menyebutkan saat kesulitan untuk melaut karena gelombang masih tinggi dan hasil tangkapan juga minim.

"Kami tidak berani melaut karena cuaca berubah-ubah dan sering gelobang tinggi, jika dipaksakan berangkat bisa membahayakan keselamatan dan hasilnya juga minim," kata dia, Kamis (23/1/2014).

Kondisi ini membuat harga ikan di pasaran mengalami kenaikan cukup tinggi, karena pasokan minim. Misalnya ikan layang dari sebelumnya Rp11 ribu per kg menjadi Rp15 ribu per kg, cakalang dari Rp13 ribu per kg menjadi Rp16.500 per kg.

Ikan tongkol dari Rp17 ribu per kg menjadi Rp21 ribu per kg, ikan gembung juga naik berkisar Rp18 ribu dari sebelumnya Rp17 ribu per kg. Begitu juga dengan ikan tengiri yang biasanya Rp60 ribu per ekor saat ini menjadi Rp70 ribu per kg.

"Harga ikan menjadi naik beberapa ribu rupiah karena pasokan minim, yang ada di pasaran saat ini hanya ikan pinggiran. Sehingga jumlahnya sangat terbatas," jelas Agus Pantoso, pedagang ikan did aerah tersebut.

Tempat pelalangan ikan di pelabuhan perikanan nusantara Pekalongan, juga minim pasokan. Jika biasanya lebih dari 10 to per hari, namun saat ini kurang dari 5 ton yang dilelang di tempat ini.

Cauca buruk seperti ini biasanya akan berlangsung antar dua hingga tiga bulan. Selama menunggu cauca membaik, mereka banyak tidak bisa bekerja mencari ikan, sehingga kebutuhan keluarga dicukupi dengan berhutang terlebih dahulu.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kementerian Kelautan...
Kementerian Kelautan dan Perikanan Berhentikan Dirjen Perikanan Tangkap
Menteri Kelautan dan...
Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo Ditangkap KPK
RI Rangking 4 Eksportir...
RI Rangking 4 Eksportir Perikanan ke China, Atdag: Aturan Rumit
Meski Ada Pandemi, Nilai...
Meski Ada Pandemi, Nilai Ekspor Perikanan Meningkat Jadi USD1,24 Miliar
Menteri Edhy Bertekad...
Menteri Edhy Bertekad Hidupkan Bitung Jadi Kawasan Ekonomi Khusus Perikanan
Menteri Edhy: Pantai...
Menteri Edhy: Pantai Selatan Jawa Berpotensi Jadi Sentra Budidaya Udang
Berita Terkini
Pertamina Pangkas 31...
Pertamina Pangkas 31 Anak Usaha Sepanjang Semester I 2026
7 jam yang lalu
Bukan Sekadar Rumah...
Bukan Sekadar Rumah Sudut, Ini Alasan Rumah Hoek Selalu Diburu
7 jam yang lalu
Sambangi RS IHC Perkebunan...
Sambangi RS IHC Perkebunan Jember Klinik, Komut Pertamina Tekankan Inovasi dan Empati
7 jam yang lalu
Stablecoin Rupiah Dinilai...
Stablecoin Rupiah Dinilai Berpotensi Perkuat Ekonomi Digital Indonesia
9 jam yang lalu
Transformasi BUMN Jalan...
Transformasi BUMN Jalan Terus lewat Peleburan 240 Perusahaan, Apa Manfaatnya?
9 jam yang lalu
Pertamina NRE Akselerasi...
Pertamina NRE Akselerasi Pembangunan PLTS di Lahan Pascatambang PTBA
9 jam yang lalu
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved