Indonesia akan dibanjiri 42.000 kondominium

Kamis, 23 Januari 2014 - 13:23 WIB
Indonesia akan dibanjiri...
Indonesia akan dibanjiri 42.000 kondominium
A A A
Sindonews.com - Konsultan properti internasional, Jones Lang LaSalle mencatat, setidaknya akan ada 42.000 kondominium (apartemen) yang akan masuk ke pasar tanah air dalam tiga tahun ke depan.

Head of Research Jones Lang LaSalle, Anton Sitorus mengatakan, hingga akhir 2013, sektor kondominum yang sudah terserap sebesar 74 persen dan akan lebih banyak lagi permintaan kondominium di tahun mendatang.

"Hingga 2016 akan ada lebih dari 42.000 unit baru (kondominium/apartemen) yang datang ke pasar properti Indonesia," papar dia di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis (23/1/2014).

Meski penjualan kondominium per tahun hanya naik tipis sebesar 4 persen menjadi 13.260 unit dibanding periode sama tahun lalu sebesar 12.000 unit, namun dinilai positif untuk sektor ini.

"Naiknya 4 persen ini sudah paling tinggi, memang skalanya beda dulu dengan sekarang. Sekarang developer (pengembang) tak tanggung-tanggung," kata dia.

Sementara, pihaknya juga mencatatkan pada kuartal IV/2013, penjualan kondominium mencapai 2.250 unit. "Pencapaian ini tidak jauh dengan kuartal III/2013, hampir kemarin. Untung hampir 40 persen ditolong launching proyek baru yang membantu tingkat penjualan di kuartal empat ini," terang Anton.

Menurutnya, peluncuran proyek kondominium baru di kuartal IV/2013 mencapai 10.800 unit. "Peluncuruan proyek baru masih terhitung melambat tapi tidak menghambat sejumlah pengembang baru untuk launching. Yang pasti permintaan lebih besar dari jumlah pasok yang ada," tuturnya.

Sementara, untuk harga jual kondominium di Jakarta juga mengalami penurunan, sehingga memengaruhi kenaikan harga menjadi semakin lambat. "Tapi harga sedikit mereda, kelas super Rp30 juta dan kelas low middle di bawah Rp13 juta," pungkasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kontribusi Industri...
Kontribusi Industri Properti Terhadap PDB
Re/Max Solusi Ajak Generasi...
Re/Max Solusi Ajak Generasi Muda Terlibat dan Investasi Properti
Pasar Properti Membaik,...
Pasar Properti Membaik, Industri Pendukung Properti Lakukan Ekspansi
Sektor Properti Bangkit...
Sektor Properti Bangkit di 2025, Program 3 Juta Rumah Jadi Pendorong
Persiapkan Modal Anda,...
Persiapkan Modal Anda, Bakal Ada Proyek Properti Menjanjikan
Dana Kurang, Tak Ada...
Dana Kurang, Tak Ada Salahnya Pakai Konsep Rumah Tumbuh
Berita Terkini
DANA Catat Pendapatan...
DANA Catat Pendapatan UMKM Alumni SisBerdaya Naik 113%
3 jam yang lalu
Iran Gunakan Selat Hormuz...
Iran Gunakan Selat Hormuz Jegal Tekanan AS, Pasar Minyak Dunia Ketar-ketir
3 jam yang lalu
Dorong Daya Saing Ekspor,...
Dorong Daya Saing Ekspor, Kemenhut-FSC Perkuat Sinergi Sertifikasi Hutan
4 jam yang lalu
OPEC+ Sepakat Tambah...
OPEC+ Sepakat Tambah Produksi Mulai Agustus, Harga Minyak Drop Lebih 1%
4 jam yang lalu
Pemerintah Perkuat Perdagangan...
Pemerintah Perkuat Perdagangan Karbon Kehutanan demi Tingkatkan Kepercayaan Pasar
5 jam yang lalu
Pertamina Regional Jawa...
Pertamina Regional Jawa Rampungkan Restorasi Mangrove Pantai Utara Jawa
5 jam yang lalu
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved