Delapan daerah terancam tak kebagian pupuk bersubsidi

Jum'at, 24 Januari 2014 - 21:06 WIB
Delapan daerah terancam...
Delapan daerah terancam tak kebagian pupuk bersubsidi
A A A
Sindonews.com - Wakil Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Agus Arifin Nu'mang memberi batas waktu delapan daerah sampai 28 Januari untuk menyerahkan SK tentang Rencana Detail Kebutuhan Kelompok (RDKK) Petanian dan Peraturan Bupati (Perbup) tentang alokasi kebutuhan pupuk di kabupaten/kota.

Jika tidak, Agus berjanji akan menyanksi dengan tidak menggulirkan pupuk bersubsidi. Adapun delapan daerah itu masing-masing Takalar, Jeneponto, Enrekang, Bantaeng, Bulukumba, Luwu, Tana Toraja, dan Pare-pare.

"Jika itu terjadi maka produksi pertanian di daerah yang belum menyerahkan Perbup akan terganggu. Petani akan kesulitan untuk mendapatkan pupuk bersubsidi," ujarnya, Jumat (24/1/2014).

Kadis Pertanian Sulsel, Lutfi Halide menambahkan, pihaknya terus melakukan komunikasi dengan daerah yang belum memasukkan kebutuhan pupuk bersubsidi. Apalagi Sulsel untuk tahun ini mendapatkan bantuan Rp2 triliun.

“Jadi nanti sistemnya harus betul-betul valid datanya. Karena pemerintah pusat akan menyalurkan pupuk bersubsidi jika datanya sudah divalidasi," ucapnya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Wow! New York Legalkan...
Wow! New York Legalkan Mayat Manusia Diolah Jadi Pupuk
Polisi Ringkus 4 Tersangka...
Polisi Ringkus 4 Tersangka Penyelewengan Pupuk Subsidi di Pandeglang
Pupuk Batubara Ini Dapat...
Pupuk Batubara Ini Dapat Menjadikan Indonesia Lumbung Pangan Dunia
Pusri Pastikan Distribusi...
Pusri Pastikan Distribusi Pupuk Subsidi Sesuai e-RDKK
PIM-1 Hidup Kembali...
PIM-1 Hidup Kembali Bakal Dongkrak Kapasitas Produksi Pupuk Nasional
Ada Perang Rusia-Ukraina,...
Ada Perang Rusia-Ukraina, Stok Bahan Baku Pupuk Indonesia Masih Aman
Berita Terkini
Libur Sekolah 2026,...
Libur Sekolah 2026, Tarif Angkutan Penyeberangan Diskon Sekitar 21,9%
28 menit yang lalu
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
1 jam yang lalu
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
11 jam yang lalu
PLN EPI Targetkan Pengembangan...
PLN EPI Targetkan Pengembangan Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Dukung Transisi Energi
11 jam yang lalu
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
12 jam yang lalu
Redam Sentimen Sell...
Redam Sentimen 'Sell Indonesia', Ini Saran dari Ekonom
12 jam yang lalu
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved