Cuaca ektrim ancam produktivitas tanam

Jum'at, 24 Januari 2014 - 21:30 WIB
Cuaca ektrim ancam produktivitas...
Cuaca ektrim ancam produktivitas tanam
A A A
Sindonews.com - Cuaca ekstrem yang terus terjadi, dikhawatirkan turut mengganggu produktivitas lahan pertanian yang tersebar di sejumlah daerah di Sulawesi Selatan (Sulsel).

Sekretaris Kelompok Tani dan Nelayan Andalan (KTNA) Sulsel M Asri mengatakan, ada beberapa daerah yang lahan persawahannya diprediksi terendam banjir karena curah hujan yang sangat tinggi, seperti Bone dan Wajo.

Daerah ini, kata dia, sudah menjadi langganan banjir. Khusus pada 2013 lalu, di Kabupaten Wajo saja, jumlah lahan sawah yang terendam banjir mencapai 22.000 hektare.

"Dengan cuaca seperti ini maka pola pertanaman sangat bergantung dari perhitungan yang dilakukan oleh daerah-daerah rawan banjir tersebut. Karena daerah ini menjadi salah satu sentra beras kita harapkan cuaca ekstrem tidak terlalu mengganggu produktivitas padi di Sulsel," ungkapnya, Jumat (24/1/2014).

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian, Tanaman Pangan dan Hortikultura, Lutfi Halide mengungkapkan, laporan terakhir, sudah ada sekitar 5.000 hektar lahan pertanian yang telah terendam banjir. Ribuan hektar itu tersebar di kabupaten Soppeng, Wajo dan Bone.

Meski demikian, ungkap Lutfi, karena kondisi ini telah diprediksi sebelumnya, maka Dinas Pertanian telah menyiapkan bantuan cadangan benih kepada petani sehingga tidak akan menggaggu jadwal pertanaman musim gaduh.

"Jangan sampai ini mengganggu produktivitas kita. target surplus beras harus kita raih. Itu sebabnya kami juga telah menyiapkan areal sawah baru," ungkapnya.

Menurut Lutfi, selama kurun 6 tahun sejak 2006 sampai 2012, Sulsel sudah mencetak 17 ribu hektar sawah. Sementara di tahun ini, ditagetkan akan terbentuk 3.700 hektar yang tersebar di beberapa kabupaten yakni Barru, Wajo, Bone, Soppeng dan Luwu Timur.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Dinas LHK Jaktim Kenalkan...
Dinas LHK Jaktim Kenalkan Anak dengan Urban Farming Sejak Dini
Kreativitas Warga Papanggo,...
Kreativitas Warga Papanggo, Ubah Lahan Terlantar Jadi Pertanian Produktif
Sekolah Pertanian Berbasis...
Sekolah Pertanian Berbasis Digital Dibangun Pemerintah Tahun Depan
Sarasehan Pertanian...
Sarasehan 'Pertanian Berkelanjutan dan Adopsi Teknologi Modern'
Kelurahan Sunter Agung...
Kelurahan Sunter Agung Kembangkan Sistem Pertanian Perkotaan Rumah Kaca
Dinas Pertanian Sleman...
Dinas Pertanian Sleman Diminta Edukasi Petani Milenial untuk Tingkatkan Produksi
Berita Terkini
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau Sesaat, Lalu Ambruk Lebih dari 1%
3 menit yang lalu
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
27 menit yang lalu
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
1 jam yang lalu
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
1 jam yang lalu
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
2 jam yang lalu
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
5 jam yang lalu
Infografis
Kapal Induk Kedua Tiba...
Kapal Induk Kedua Tiba di Timur Tengah, AS Serius Ancam Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved