Koreksi IHSG diprediksi terbatas
Selasa, 28 Januari 2014 - 08:42 WIB
Koreksi IHSG diprediksi terbatas
A
A
A
Sindonews.com - Merahnya sejumlah bursa regional ditambah kepanikan investor masih akan mewarnai pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini.
Meski demikian, Analis Asjaya Indosurya Securities William Surya Wijaya mengatakan, tekanan tersebut masih dalam batas wajar karena menurutnya meski IHSG tertekan, namun tidak akan turun jauh. Dia memperkirakan IHSG akan tertahan di support 4.284.
"Namun tekanan tersebut tertahan pada support 4.284 yang masih tidak dijebol menandakan bahwa penurunan masih bersifat wajar," kata William, Selasa (28/1/2014).
Menurut dia, efek dari kenaikan berturut-turut yang telah terjadi dalam waktu singkat dengan rentang yang tinggi pada beberapa hari perdagangan sebelumnya menjadikan alasan IHSG tetap bertahan di zona hijau.
Potensi adanya pembalikan ke arah naik masih terlihat ditandai dengan berhasilnya ditutupnya perdagangan kemarin pada level penutupan masih di atas level 4.284.
"Secara umum IHSG masih dalam pola uptrend dengan support terendah adalah 4.109 yang tidak boleh menurun lagi supaya tren tidak berubah," pungkas dia.
Meski demikian, Analis Asjaya Indosurya Securities William Surya Wijaya mengatakan, tekanan tersebut masih dalam batas wajar karena menurutnya meski IHSG tertekan, namun tidak akan turun jauh. Dia memperkirakan IHSG akan tertahan di support 4.284.
"Namun tekanan tersebut tertahan pada support 4.284 yang masih tidak dijebol menandakan bahwa penurunan masih bersifat wajar," kata William, Selasa (28/1/2014).
Menurut dia, efek dari kenaikan berturut-turut yang telah terjadi dalam waktu singkat dengan rentang yang tinggi pada beberapa hari perdagangan sebelumnya menjadikan alasan IHSG tetap bertahan di zona hijau.
Potensi adanya pembalikan ke arah naik masih terlihat ditandai dengan berhasilnya ditutupnya perdagangan kemarin pada level penutupan masih di atas level 4.284.
"Secara umum IHSG masih dalam pola uptrend dengan support terendah adalah 4.109 yang tidak boleh menurun lagi supaya tren tidak berubah," pungkas dia.
(rna)
Lihat Juga :