Operator telekomunikasi kecil disarankan merger

Selasa, 28 Januari 2014 - 13:23 WIB
Operator telekomunikasi...
Operator telekomunikasi kecil disarankan merger
A A A
Sindonews.com - Anggota Komisi I DPR RI, Tantowi Yahya menegaskan, bahwa Kementerian Komunikasi dan Informatika harus segera mempertegas kebijakan terkait pemangkasan jumlah operator telekomunikasi di Indonesia.

Menurutnya, dari saat ini sebanyak 10 perusahaan menjadi tiga perusahaan. Hal tersebut bertujuan agar pemanfaatan frekuensi sebagai sumber daya yang terbatas, menjadi lebih optimal.

"Operator lebih sedikit lebih baik dalam rangka efisiensi frekuensi dan pelayanan ke konsumen yang lebih baik. Karena itu, sebaiknya operator-operator kecil merger atau bergabung ke yang besar dalam koridor peraturan perundang-undangan," jelasnya, Selasa (28/1/2014).

Dia mengatakan, belakangan ini kualitas jaringan telekomunikasi cenderung terus menurun. Hal itu akibat terjadinya persaingan ketat akibat jumlah operator relatif cukup banyak.

"Jumlah operator di Indonesia tergolong banyak, padahal di sejumlah negara operator telekomunikasi itu paling cuma tiga, atau paling bayak empat perusahaan," kata Tantowi.

Direktur Utama PT Telkom Indonesia, Arief Yahya sebelumnya menyambut baik proses merger XL dan Axis. Menurut dia, proses merger antara operator di dalam negeri memang sebuah keniscayaan.

"Merger itu adalah suatu keniscayaan, pasti dilakukan. Di seluruh dunia, operator keempat itu tidak ada yang pernah besar. Jadi nature operator itu hanya ada tiga," katanya.

Arief menuturkan, pelajaran dari proses merger XL dan Axis ini akan terjadi di Indonesia cepat atau lambat. "Konsolidasi baik untuk industri. Selanjutnya bisa kami tebak, hal ini akan sama dilakukan oleh operator lain," jelas Arief.

Ketua Umum Asosiasi Telekomunikasi Seluruh Indonesia (ATSI) Alex J Sinaga mengatakan, hal yang dilakukan XL mengakuisisi Axis sesuatu yang alami.

"Idealnya operator di Indonesia itu jumlahnya lima. Kalau masalah untuk bersaing, ruangnya masih besar. Tahun depan kita optimistis industri seluler nasional tumbuh 7-8 persen. Tahun ini tumbuhnya 8 persen," papar Alex.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Di Tengah Wabah Corona,...
Di Tengah Wabah Corona, XL Axiata Catat Pertumbuhan Menarik
Cara Mudah Pengguna...
Cara Mudah Pengguna XL Axiata Berbagi Pulsa ke Sesama Pelanggan
Trafik Naik, XL Tingkatkan...
Trafik Naik, XL Tingkatkan Kapasitas Jaringan Data Dua Kali Lipat
Ini Cara Perpanjang...
Ini Cara Perpanjang Masa Aktif Kartu XL, Nomor 2 dan 4 Tidak Perlu Isi Pulsa
Diprediksi Trafik Naik...
Diprediksi Trafik Naik 20%, XL Axiata Perkuat Jaringan Telekomunikasi
Jaringan XL Axiata Siap...
Jaringan XL Axiata Siap Layani Kebutuhan Telekomunikasi Lebaran
Berita Terkini
DSI Dinilai Bisa Perkuat...
DSI Dinilai Bisa Perkuat Ekspor dan Transparansi Tata Kelola SDA
6 menit yang lalu
IHSG Kebakaran, Rontok...
IHSG 'Kebakaran', Rontok 3,58% ke 5.734 Siang Ini
17 menit yang lalu
Mendorong Standar Baru...
Mendorong Standar Baru Hilirisasi Nikel Berkelanjutan Tengah Tuntutan Global
33 menit yang lalu
DPR Sahkan Revisi UU...
DPR Sahkan Revisi UU PPSK Hari Ini, Berikut Poin-poin Lengkapnya
1 jam yang lalu
Ayo Belajar Cara Investasi...
Ayo Belajar Cara Investasi ETF di IG Live MNC Sekuritas: Investasi Simpel dengan Diversifikasi Otomatis
1 jam yang lalu
Mengenal Lipstick Effect,...
Mengenal Lipstick Effect, Alasan Mal dan Coffee Shop Tetap Ramai di Tengah Krisis Ekonomi
1 jam yang lalu
Infografis
Kalah Perang, Netanyahu...
Kalah Perang, Netanyahu Disarankan Ubah Nama Operasi Pedang Besi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved