Rupiah masih dalam tekanan

Rabu, 29 Januari 2014 - 08:29 WIB
Rupiah masih dalam tekanan
Rupiah masih dalam tekanan
A A A
Sindonews.com - Rupiah diperkirakan masih akan menghadapi badai sentimen negatif, sehingga lajunya yang ditutup menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan kemarin dipandang tak akan berarti terhadap lajunya di perdagangan hari ini.

"Laju rupiah terhadap USD terapresiasi jelang pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC), tapi laju rupiah masih nyaman berada di zona merah. Percuma juga menanggapi negatif laju rupiah karena memang trennya masih dalam pelemahan," kata Kepala Riset Trust Securities Reza Priyambada, Rabu (29/1/2014).

Bahkan, Reza mengatakan, rebound-nya won pasca terjadinya aksi jual USD terhadap won seiring kenaikan data-data makro Korea Selatan, terapresiasinya poundsterling, pasca dirilisnya kenaikan GDP tahunan hingga naiknya rupee dengan kenaikan RBI rate menjadi 8 persen dari sebelumnya 7,75 persen belum serta merta membuat laju rupiah ikut menguat.

"Laju rupiah jauh berada di bawah support Rp12.225 per USD. Rentang rupiah di kisaran Rp12.288-12.241 per USD mengacu kurs tengah BI," ujar dia.

Kemarin, nilai tukar rupiah terhadap USD berdasarkan data Bloomberg berada di level Rp12.190 per USD. Posisi ini terapresiasi 48 poin dari posisi penutupan Senin (27/1/2014) di level Rp12.238 per USD.

Sementara posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI berada di level Rp12.267 per USD atau terdepresiasi 69 poin dibanding penutupan sebelumnya di level Rp12.198 per USD.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
3 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
3 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
4 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
5 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
5 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
6 jam yang lalu
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved