Indeks manufaktur China terendah dalam enam bulan

Kamis, 30 Januari 2014 - 10:34 WIB
Indeks manufaktur China...
Indeks manufaktur China terendah dalam enam bulan
A A A
Sindonews.com - HSBC mengonfirmasi bahwa aktivitas manufaktur China mengalami kontraksi untuk pertama kalinya dalam enam bulan pada Januari 2014.

Seperti dikutip dari AFP, Kamis (30/1/2014), kondisi ini memunculkan pertanyaan atas prospek pertumbuhan ekonomi terbesar kedua di dunia tahun ini. Indeks pembelian manajer (PMI) yang disurvei oleh HSBC melaporkan, bahwa aktivitas manufaktur di pabrik-pabrik dan bengkel jatuh ke 49,5 pada bulan ini.

Angka tersebut merupakan yang terendah sejak Juli 2013 dan sedikit di bawah awal pengumuman HSBC pada pekan lalu sebesar 49,6. Indeks ini mengukur kesehatan atas kekuatan ekonomi Asia. Angka di atas 50 menunjukkan pertumbuhan, sementara angka yang terjadi di bawah sinyal kontraksi.

Pada Juli tahun lalu berada pada angka 47,7 dan yang terakhir kali turun di bawah titik kritis. Qu Hongbin, ekonom bank di Hong Kong menggambarkannya sebagai awal yang lembut untuk sektor manufaktur China pada 2014, karena sebagian permintaan ekspor lemah dan kegiatan usaha dalam negeri lebih lambat selama Januari.

"Para pembuat kebijakan harus memperhatikan risiko penurunan dan kebijakan pra-emptively menyempurnakan untuk menstabilkan laju pertumbuhan jika diperlukan," kata dia.

Liburan panjang pada Tahun Baru Imlek, di mana toko-toko, kantor negara dan sebagian besar pabrik-pabrik ditutup dimulai pada Jumat besok. Pertumbuhan ekonomi China berada di angka 7,7 persen untuk 2013, mempertahankan ekspansi paling lambat dalam lebih dari satu dekade.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Ekonomi China Pulih,...
Ekonomi China Pulih, Tumbuh 4,9 Persen Kuartal III 2020
Krisis Ekonomi China...
Krisis Ekonomi China Pengaruhi Ekspor Impor Dalam Negeri
Gelombang Covid-19 Kembali...
Gelombang Covid-19 Kembali Hantam Ekonomi Tiongkok
Menteri Keuangan Waspadai...
Menteri Keuangan Waspadai Situasi Kontraksi Ekonomi China
Momen Unik saat Presiden...
Momen Unik saat Presiden Prabowo Bicara Bahasa Tiongkok di Beijing
China Rebound, Bidik...
China Rebound, Bidik Pertumbuhan Ekonomi di Atas 6%
Berita Terkini
Perkuat Ekonomi Daerah,...
Perkuat Ekonomi Daerah, Dana Bagi Hasil Tambang Perlu Dievaluasi
7 menit yang lalu
Perpres Operasional...
Perpres Operasional Koperasi Desa Merah Putih Ditargetkan Terbit Pekan Depan, Atur Penyaluran Subsidi hingga Bansos
19 menit yang lalu
OJK Catat Transaksi...
OJK Catat Transaksi Kripto Rp23,01 Triliun, Pasar Futures Dinilai Kian Prospektif
50 menit yang lalu
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp7.000 Jadi Rp2,61 Juta per Gram, Ini Rinciannya
1 jam yang lalu
BPDP Perkuat Tata Kelola...
BPDP Perkuat Tata Kelola Industri Sawit Melalui Pedoman Pengarusutamaan Gender
2 jam yang lalu
Trump Getok Tarif Impor...
Trump Getok Tarif Impor Baru ke 60 Negara, Sekutu di Asia Protes Keras
2 jam yang lalu
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved