ANTM targetkan volume penjualan naik 44,5%
Jum'at, 31 Januari 2014 - 19:04 WIB
ANTM targetkan volume penjualan naik 44,5%
A
A
A
Sindonews.com - PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) pada tahun ini menargetkan volume penjualan emas sebanyak 13.570 kilogram (kg) atau 436.286 oz. Angka itu naik sekitar 44,5 persen dibanding 2013 sebanyak 9.391 atau 301.928 oz.
Berdasarkan laporan yang dipublikasikan perseroan di Jakarta, Jumat (31/1/2014) dijelaskan bahwa naiknya volume penjualan emas seiring dengan naiknya volume produksi emas menjadi 3.572 kilogram (kg) atau setara 82.692 oz dibanding tahun sebelumnya 2.562 kg atau 82.370 oz.
Produksi emas perseroan tahun ini berasal dari tambang Pongkor sebesar 1.570 kg (50.477 oz) dan Cibaliung sebesar 1.002 kg (32.215). Sementara produksi emas perseroan pada tahun lalu berasal dari tambang Pongkor sebanyak 1.722 kg (55.364 oz) dan Cibaliung 840 kg (27.007 oz).
Manajemen menilai capaian produksi emas pada tahun lalu cukup baik di tengah kendala penurunankadar bijih emas di Pongkor serta adanya kendala teknis kegiatan penambangan di Cibaliung yang merupakan faktor yang tidak bisa dikendalikan.
Sementara itu, meningkatnya target penjualan emas tahun ini didukung bertambahnya permintaan di pasar domestik. Ini menilik penjualan emas pada tahun lalu, dimana penjualan di pasar domestik mencapai 97 persen.
Selain itu, demi meningkatkan penjualan emas, perusahaan tambang pelat merah ini meningkatkan ekspansi di pasar retail dengan membuka lima butik emas LM di Jakarta, Bandung, Surabaya, Palembang dan Makassar. ANTM pada tahun ini berencana menambah 5-10 butik emas LM.
Berdasarkan laporan yang dipublikasikan perseroan di Jakarta, Jumat (31/1/2014) dijelaskan bahwa naiknya volume penjualan emas seiring dengan naiknya volume produksi emas menjadi 3.572 kilogram (kg) atau setara 82.692 oz dibanding tahun sebelumnya 2.562 kg atau 82.370 oz.
Produksi emas perseroan tahun ini berasal dari tambang Pongkor sebesar 1.570 kg (50.477 oz) dan Cibaliung sebesar 1.002 kg (32.215). Sementara produksi emas perseroan pada tahun lalu berasal dari tambang Pongkor sebanyak 1.722 kg (55.364 oz) dan Cibaliung 840 kg (27.007 oz).
Manajemen menilai capaian produksi emas pada tahun lalu cukup baik di tengah kendala penurunankadar bijih emas di Pongkor serta adanya kendala teknis kegiatan penambangan di Cibaliung yang merupakan faktor yang tidak bisa dikendalikan.
Sementara itu, meningkatnya target penjualan emas tahun ini didukung bertambahnya permintaan di pasar domestik. Ini menilik penjualan emas pada tahun lalu, dimana penjualan di pasar domestik mencapai 97 persen.
Selain itu, demi meningkatkan penjualan emas, perusahaan tambang pelat merah ini meningkatkan ekspansi di pasar retail dengan membuka lima butik emas LM di Jakarta, Bandung, Surabaya, Palembang dan Makassar. ANTM pada tahun ini berencana menambah 5-10 butik emas LM.
(gpr)
Lihat Juga :