Rupiah berpeluang lanjutkan penguatan

Rabu, 05 Februari 2014 - 08:36 WIB
Rupiah berpeluang lanjutkan...
Rupiah berpeluang lanjutkan penguatan
A A A
Sindonews.com - Laju rupiah diproyeksi kembali mencatat penguatan terhadap dolar Amerika Serikat (USD) setelah pada perdagangan kemarin secara mengejutkan rupiah berhasil mencatat penguatan meski pada rentang yang sangat tipis.

"Laju rupiah kembali di atas support Rp12.260. Rentang rupiah di kisaran Rp12.255-12.221 mengacu kurs tengah BI," kata Kepala Riset Trust Securities Reza Priyambada, Rabu (5/2/2014).

Menilik perdagangan kemarin, tampak laju rupiah dapat terapresiasi tipis meski laju euro dan yen berbalik turun seiring kabar yang beredar bahwa ECB kemungkinan akan menambah stimulus untuk menumbuhkan perekonomian zona Eropa yang sebelumnya merendahkan mata uangnya dan respon terhadap kemungkinan naiknya Bursa Berjangka AS.

"Keputusan ECB yang mempertimbangkan untuk mengakhiri sterilisasi pembelian obligasi, di mana nantinya akan menambah likuiditas ke sistem keuangan zona Eropa tampaknya belum direspon positif," kata Reza.

Sementara, keputusan Bank Sentral Australia yang mempertahankan RBA rate-nya di level 2,5 persen dan negatifnya laju bursa saham AS dan Eropa langsung direspon negatif.

"Keputusan RBA yang mempertahankan RBA rate di level 2,5 persen membuat mata uang dolar Australia terapresiasi dan naiknya beberapa mata uang emerging market pasca pernyataan Presiden Brazil, Roussef, yang berkomitmen menurunkan harga untuk meredam tingginya inflasi turut berimbas pada laju rupiah, sehingga pelemahan pun dapat tertahann" papar Reza.

Kemarin, posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI berada di level Rp12.248 per USD atau terangkat 3 poin dibanding penutupan sebelumnya di level Rp12.251 per USD.

Nilai tukar rupiah terhadap USD berdasarkan data Bloomberg berakhir pada level Rp12.203 per USD. Posisi ini terapresiasi 37 poin dibanding Senin (3/2/2014) di level Rp12.240 per USD.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
Pemerintah Perkuat Perdagangan...
Pemerintah Perkuat Perdagangan Karbon Kehutanan demi Tingkatkan Kepercayaan Pasar
27 menit yang lalu
Pertamina Regional Jawa...
Pertamina Regional Jawa Rampungkan Restorasi Mangrove Pantai Utara Jawa
39 menit yang lalu
Tunggu Penerbitan PP,...
Tunggu Penerbitan PP, Pemerintah Godok Aturan Enam KEK Baru
1 jam yang lalu
Di Bawah Naungan Danantara,...
Di Bawah Naungan Danantara, Pegadaian Siap Akselerasi Ekosistem Bank Emas ke Kancah Internasional
1 jam yang lalu
JPMorgan Peringatkan...
JPMorgan Peringatkan Risiko Baru MicroStrategy
1 jam yang lalu
BPJT dan Roatex Matangkan...
BPJT dan Roatex Matangkan Pra Uji Coba Sistem Tol Tanpa Setop
2 jam yang lalu
Infografis
Kim Jong-un: Korut Lanjutkan...
Kim Jong-un: Korut Lanjutkan Pengembangan Senjata Nuklir
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved