Wall Street rebound didukung kinerja emiten

Rabu, 05 Februari 2014 - 08:52 WIB
Wall Street rebound...
Wall Street rebound didukung kinerja emiten
A A A
Sindonews.com - Indeks di Wall Street pada perdagangan Selasa waktu setempat ditutup balik arah menguat (rebound) didukung kinerja emiten di tengah besarnya aksi jual sehari sebelumnya.

Indeks S&P 500 terkoreksi hampir 3 persen selama dua sesi perdagangan sebelumnya dan kemarin menjadi penurunan terburuk sejak Juni 2013. Sementara aksi jual dipicu data Amerika Serikat yang di bawah ekspektasi, kekhawatiran pertumbuhan di China dan prospek sejumlah negara berkembang.

Namun koreksi yang terjadi membuat investor memborong saham murah. Investor fokus pada data ekonomi makro menyusul melemahnya mata uang negara berkembang, sehingga memicu beberapa bank sentral di negara berkembang menaikkan suku bunga.

Hal itu menekan pasar saham dan obligasi, sehingga memaksa investor berinvestasi di aset yang relatif aman, seperti yen, US Treasuries dan obligasi pemerintah Jerman.

"Menarik untuk melihat apa yang terjadi jika perdagangan mata uang kembali turun dan apakah pasar saham kami akan terpengaruh," kata Managing Director Wedbush Management LLC Ekuitas Stephen Massocca seperti dilansir Reuters, Rabu (5/2/2014).

Indeks Dow Jones ditutup menguat 72,44 poin atau 0,47 persen ke 15.445,24; S&P 500 naik 13,31 poin atau 0,76 persen menjadi 1.755,20 dan Nasdaq bertambah 34,562 poin atau 0,86 persen menjadi 4.031,52.

Dari 277 perusahaan di indeks S&P 500 yang telah melaporkan laba bersih, sekitar 69,3 persen di atas ekspektasi, sementara 65,2 persen melampaui ekspektasi laba bersih.

Saham Pfizer (PFE.N) merupakan salah satu saham di indeks S&P 500 dengan kenaikan tertinggi. Saham produsen obat terbesar di Amerika Serikat ini melonjak 2,8 persen menjadi USD31,44 pasca Jefferies menaikkan peringkatnya menjadi buy dari hold.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Wall Street Terdongkrak...
Wall Street Terdongkrak Diterpa Optimisme Pengembangan Vaksin Corona
Wall Street Berbalik...
Wall Street Berbalik Jatuh di Tengah Ancaman Trump Tutup Facebook dan Twitter
Wall Street Bangkit...
Wall Street Bangkit Ditopang Dua Raksasa Teknologi
Ditopang Saham-saham...
Ditopang Saham-saham Bank, Wall Street Dibuka Naik
Wall Street Turun Tajam...
Wall Street Turun Tajam Dihantam Aksi Jual Saham Teknologi
Wall Street Mixed Saat...
Wall Street Mixed Saat Dow dan S&P 500 Jatuh Dibayangi Kasus Baru Covid-19
Berita Terkini
Percepat Terbentuknya...
Percepat Terbentuknya Ekosistem Pasar Karbon Nasional yang Kredibel, Transparan, dan Berdaya Saing
2 jam yang lalu
Bio Farma Luncurkan...
Bio Farma Luncurkan Bio-TCV, Perkuat Kedaulatan Vaksin Lewat Kolaborasi Akademisi dan Industri
2 jam yang lalu
Kucuran Investasi Rp1.010,6...
Kucuran Investasi Rp1.010,6 Triliun di Paruh Pertama 2026 Serap 1,4 Juta Tenaga Kerja
3 jam yang lalu
Gerak Cepat, BRI Insurance...
Gerak Cepat, BRI Insurance Serahkan Klaim Asuransi Alat Berat Rp322 Juta ke Nasabah Pangkal Pinang
3 jam yang lalu
Pegadaian Perluas Program...
Pegadaian Perluas Program Pande Emas Perkuat Ekosistem Bullion Services
3 jam yang lalu
Bahlil Sebut Kehadiran...
Bahlil Sebut Kehadiran Blok Masela Mampu Dongkrak PDB Nasional hingga Rp2.477 Triliun
3 jam yang lalu
Infografis
Mumi Firaun Amenhotep...
Mumi Firaun Amenhotep I Dipindai Digital, Ternyata disunat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved