IHSG masih miliki peluang menguat
Kamis, 06 Februari 2014 - 08:21 WIB
IHSG masih miliki peluang menguat
A
A
A
Sindonews.com - Kepala Riset Trust Securities Reza Priyambada memperkirakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih memiliki peluang menguat dan akan berada pada support 4.360-4.374 dan resistance 4.392-4.400.
Dia mengatakan, IHSG mampu bertahan di atas kisaran target support 4.328-4.336, sehingga memberikan efek yang tidak terlalu negatif pada laju IHSG selanjutnya. Bahkan, menurut dia, potensi pelemahan yang sebelumnya dikhawatirkan tidak terjadi.
"IHSG pun berhasil menutup utang gap 4.367-4.377. Selanjutnya IHSG dihadapkan dua pilihan untuk menuju utang gap 4.432-4.437 atau 4.270-4.292. Semoga IHSG bisa melupakan adanya utang gap 4.270-4.292," kata Reza, Kamis (6/2/2014).
Bila dilihat secara historikal, dalam ulasan yang dibuat timnya sebelumnya dituliskan IHSG membuat utang gap 4.367-4.377, sehingga diharapkan setidaknya ada sentimen positif untuk membuat IHSG menutup utang tersebut dibandingkan harus kembali menutup sempurna utang gap 4.270-4.292.
"Tampaknya harapan kami terjawab, di mana laju IHSG berusaha rebound dengan memanfaatkan sentimen positif dari menghijaunya pasar saham AS pasca dirilisnya penurunan factory order yang tidak sedalam perkiraan sebelumnya dan merespon positif rilis kenaikan GDP yang dibarengi terapresiasinya rupiah," kata dia.
Bahkan, Reza menuturkan, pelaku pasar pun memanfaatkan kondisi tersebut untuk melakukan akumulasi beli sehingga IHSG pun terangkat dan mampu bertahan di zona hijau hingga akhir sesi.
Sepanjang perdagangan, IHSG menyentuh level tertinggi 4.391,89 di awal sesi 1 dan menyentuh level terendah 4.366,03 di akhir sesi 1 dan berakhir di level 4.384,31.
Volume perdagangan dan nilai total transaksi naik. Investor asing mencatatkan nett buy dengan kenaikan nilai transaksi beli dan penurunan transaksi jual. Investor domestik mencatatkan nett sell.
Dia mengatakan, IHSG mampu bertahan di atas kisaran target support 4.328-4.336, sehingga memberikan efek yang tidak terlalu negatif pada laju IHSG selanjutnya. Bahkan, menurut dia, potensi pelemahan yang sebelumnya dikhawatirkan tidak terjadi.
"IHSG pun berhasil menutup utang gap 4.367-4.377. Selanjutnya IHSG dihadapkan dua pilihan untuk menuju utang gap 4.432-4.437 atau 4.270-4.292. Semoga IHSG bisa melupakan adanya utang gap 4.270-4.292," kata Reza, Kamis (6/2/2014).
Bila dilihat secara historikal, dalam ulasan yang dibuat timnya sebelumnya dituliskan IHSG membuat utang gap 4.367-4.377, sehingga diharapkan setidaknya ada sentimen positif untuk membuat IHSG menutup utang tersebut dibandingkan harus kembali menutup sempurna utang gap 4.270-4.292.
"Tampaknya harapan kami terjawab, di mana laju IHSG berusaha rebound dengan memanfaatkan sentimen positif dari menghijaunya pasar saham AS pasca dirilisnya penurunan factory order yang tidak sedalam perkiraan sebelumnya dan merespon positif rilis kenaikan GDP yang dibarengi terapresiasinya rupiah," kata dia.
Bahkan, Reza menuturkan, pelaku pasar pun memanfaatkan kondisi tersebut untuk melakukan akumulasi beli sehingga IHSG pun terangkat dan mampu bertahan di zona hijau hingga akhir sesi.
Sepanjang perdagangan, IHSG menyentuh level tertinggi 4.391,89 di awal sesi 1 dan menyentuh level terendah 4.366,03 di akhir sesi 1 dan berakhir di level 4.384,31.
Volume perdagangan dan nilai total transaksi naik. Investor asing mencatatkan nett buy dengan kenaikan nilai transaksi beli dan penurunan transaksi jual. Investor domestik mencatatkan nett sell.
(rna)
Lihat Juga :