Coca-Cola setuju beli saham Green Mountain 10%

Kamis, 06 Februari 2014 - 13:24 WIB
Coca-Cola setuju beli...
Coca-Cola setuju beli saham Green Mountain 10%
A A A
Sindonew.com - Coca-Cola Co (KO) setuju membeli 10 persen saham Green Mountain Coffee Roasters Inc (GMCR) senilai USD1,25 miliar dan bekerja dalam pembuatan bir kopi Keurig untuk memperkenalkan sistem produksi single-serve minuman dingin.

Coca-Cola membeli sebanyak 16,7 juta saham baru, masing-masing sebesar USD74,98. Atas kesepakatan ini saham Green Mountain melonjak 45 persen menjadi USD117,33 pada perdagangan perpanjangan.

Marc Riddick, analis Williams Capital Group LP, New York mengatakan, Coca-Cola telah berjuang menjaga konsumen yang semakin menghindari soda lari ke minuman alternatif, seperti kopi es dan minuman energi. Bekerja sama dengan Green Mountain dalam minuman baru ini diharapkan akan membantu meningkatkan penjualan Coca-Cola yang berbasis di Atlanta.

"Ini demi pertumbuhan penjualan mereka sendiri tidak akan dapat mengakses tanpa platform tersebut," katanya dalam sebuah wawancara, seperti dilansir Bloomberg, Kamis (6/2/2014).

Langkah ini sesuai dengan strategi yang disukai Coca-Cola mengambil saham ekuitas merek baru yang menjanjikan teknologi, seperti air kelapa Zico dan Honest Tea. Coca-Cola akhirnya mengakuisisi seluruh saham Zico dan Honest.

"Ini bukan permainan zero sum, itu hanya memberikan peluang lebih besar bagi merek kami," kata Chief Executive Officer Coca-Cola, Muhtar Kent.

Perusahaan bekerja sama dalam minuman bir Keurig Cold single-cup yang akan dijual di Green Mountain pada fiskal 2015, yang dimulai akhir tahun ini.

Ben Deutsch, juru bicara perusahaan mengatakan, Coca-Cola memiliki opsi meningkatkan kepemilikan sahamnya sebanyak 16 persen selama 36 bulan pertama.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pentingnya Budaya Perusahaan...
Pentingnya Budaya Perusahaan Berkelanjutan di Era Kompetisi Global
Implementasi Pajak Minimum...
Implementasi Pajak Minimum Global di Indonesia: Mekanisme dan Strateginya
10 Perusahaan Tambang...
10 Perusahaan Tambang Raksasa Penggerak Industri Global dengan Pendapatan Rp9.800 Triliun
5 Perusahaan Multinasional...
5 Perusahaan Multinasional Bergengsi Rekomendasi untuk Fresh Graduate
Dalam Sekejap, 1.000...
Dalam Sekejap, 1.000 Lebih Perusahaan di Jepang Bangkrut
Pertamina Torehkan Nama...
Pertamina Torehkan Nama di Daftar Fortune Global 500 Tahun 2021
Berita Terkini
IHSG Makin Parah, Hari...
IHSG Makin Parah, Hari Ini Ditutup Ambles 4,20 Persen ke 5.594
1 jam yang lalu
AHY Jadi Ketua Komite...
AHY Jadi Ketua Komite Kereta Cepat Jakarta-Bandung Geser Luhut, Perpres Baru Diteken Prabowo
1 jam yang lalu
APHI dan New Forests...
APHI dan New Forests Dukung Investasi Pengelolaan Hutan Berkelanjutan
1 jam yang lalu
Rupiah Hari Ini Berakhir...
Rupiah Hari Ini Berakhir Merayap ke Rp18.036 per Dolar AS, Berikut Sebabnya
1 jam yang lalu
5 Hal Yang Wajib Anda...
5 Hal Yang Wajib Anda Ketahui Sebelum Datang ke Tempat Gestun Terdekat
1 jam yang lalu
Defisit APBN Mei 2026...
Defisit APBN Mei 2026 Tembus Rp180,4 Triliun, Purbaya: Sangat Aman
2 jam yang lalu
Infografis
10 Universitas Terbaik...
10 Universitas Terbaik di Indonesia Versi THE Asia University Rankings 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved