Toyota hentikan sementara produksi di Venezuela

Sabtu, 08 Februari 2014 - 14:29 WIB
Toyota hentikan sementara...
Toyota hentikan sementara produksi di Venezuela
A A A
Sindonews.com - Toyota menghentikan produksi di pabrik perakitan satu-satunya di Venezuela, karena produsen mobil terbesar di dunia ini kekurangan mata uang keras untuk mengimpor suku cadang akibat kontrol pemerintah.

Seperti dikutip dari AFP, Sabtu (8/2/2014), penutupan sementara operasi produsen mobil Jepang di kota barat Cumana ini mulai 13 Februari dan berlangsung setidaknya enam pekan.

"Kami akan menutup awalnya selama 45 hari dengan harapan bahwa kita akan diberikan mata uang asing yang dibutuhkan untuk mengimpor suku cadang mobil," seorang sumber di manajemen Toyota Venezuela kepada AFP.

Dalam sebuah pernyataan kepada pekerja, perusahaan mengatakan kurangnya komponen "kritis" dan penutupan ini tidak hanya akan memengaruhi produksi tetapi semua administrasi bisnis penting.

Pabrik tersebut memproduksi hampir 9.500 kendaraan pada 2013. Perusahaan seperti Toyota harus melalui proses birokrasi yang rumit untuk mendapatkan dolar.

Venezuela hanya menyediakan dolar pada kurs resmi 6,3 bolivar terhadap dolar untuk importir yang ditunjuk barang prioritas seperti makanan dan obat-obatan.

Pihak lain yang membutuhkan dolar untuk membayar tagihan luar negeri harus membeli pada kurs yang lebih tinggi pada lelang yang dikelola pemerintah. Banyak perusahaan telah mengeluh Caracas tidak menyediakan mereka dengan mata uang yang cukup.

Kontrol mata uang telah menyebabkan kekurangan berbagai kebutuhan dasar, dan memicu tingkat inflasi yang mencapai 56,2 persen tahun lalu. Kamar Dagang Otomotif Venezuela mengatakan, produksi mobil jatuh menjadi 296 unit pada Januari dan hampir semua diproduksi oleh Toyota. Pada tahun lalu, 72.000 kendaraan dibuat di Venezuela, turun lebih dari 30 persen dari 2012.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Sinergikan Pariwisata...
Sinergikan Pariwisata dan Otomotif, Sandiaga Uno Optimis Kembangkan Kedua Industri
Serunya Perjalanan Para...
Serunya Perjalanan Para Bikers Susuri Wisata Alam yang Menawan di Jawa Timur
Nakamichi Luncurkan...
Nakamichi Luncurkan DVR Terbaru dengan Tema Never Miss a Thing
Keren! Rancang Kendaraan...
Keren! Rancang Kendaraan Impian Masa Depan, Ini Penampakan Mobil Terbang Dari GAC AION
Hari Pertama IIMS 2025:...
Hari Pertama IIMS 2025: Potret Wanita Cantik yang Memukau di Pameran Otomotif
Pembukaan IIMS 2025
Pembukaan IIMS 2025
Berita Terkini
Bocoran Isi Kesepakatan...
Bocoran Isi Kesepakatan AS-Iran: Barter Minyak, Aset Triliunan, hingga Senjata Nuklir
55 menit yang lalu
Pendaftaran Program...
Pendaftaran Program Magang ke Jepang Dibuka Kemnaker, Begini Caranya
1 jam yang lalu
Perkuat Rupiah, BI dan...
Perkuat Rupiah, BI dan Bank Sentral China Perdalam Penguatan Transaksi Tanpa Dolar AS
3 jam yang lalu
Anomali Tiket Pesawat:...
Anomali Tiket Pesawat: Penerbangan Domestik Dipungut PPN, ke Luar Negeri Bebas Pajak
5 jam yang lalu
Menakar Efek Domino...
Menakar Efek Domino Pertamax Rp16.250: Waspada Ancaman Inflasi
5 jam yang lalu
Asprindo Dorong Skema...
Asprindo Dorong Skema Hybrid Pengelolaan Blok Andaman
16 jam yang lalu
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved