Bos Uniqlo Singgung Isu kontroversial, Sebut Tak Pakai Kapas Xinjiang China

Kamis, 28 November 2024 - 10:50 WIB
loading...
Bos Uniqlo Singgung...
Singgung isu kontroversial, Bos Uniqlo mengatakan, bahwa perusahaannya tidak menggunakan kapas dari wilayah Xinjiang China yang disebut terkait kerja paksa muslim Uighur. Foto/Dok Reuters
A A A
JAKARTA - Bos Uniqlo mengatakan, bahwa perusahaannya tidak menggunakan kapas dari wilayah Xinjiang China dalam produknya. Ini adalah pertama kalinya kepala eksekutif Fast Retailing, Tadashi Yanai membahas masalah yang kontroversial ini secara langsung.

China diketahui merupakan pasar yang penting buat Uniqlo, tidak hanya dilihat dari segi pelanggan, tetapi juga sebagai pusat manufaktur utama. Kapas Xinjiang pernah dikenal sebagai beberapa bahan kain terbaik di dunia.

Baca Juga: Kemarahan China Menyasar Nike dan H&M Terkait Kapas Xinjiang

Namun belakangan kapas Xinjiang menjadi sorotan, lantaran produksinya disebut-sebut menggunakan kerja paksa oleh orang-orang dari minoritas muslim Uighur. Pada tahun 2022, peraturan ketat AS tentang impor barang dari Xinjiang mulai berlaku.

Banyak brand global menghapus produk yang menggunakan kapas Xinjiang dari rak-rak mereka, yang menyebabkan reaksi keras di China. Merek-merek global seperti H&M, Nike, Burberry, Esprit dan Adidas diboikot. Dimana H&M Swedia melihat pakaiannya ditarik dari toko-toko e-commerce besar di China.

Pada saat itu, Yanai -yang merupakan orang terkaya di Jepang- menolak mengkonfirmasi atau menyangkal apakah kapas Xinjiang digunakan dalam produk pakaian Uniqlo, dengan mengatakan dia ingin "bersikap netral antara AS dan China".

Keputusannya untuk tidak memihak, membantu Uniqlo untuk tetap populer di pasar ritel besar China.

Tetapi berbicara kepada BBC di Tokyo, tentang langkah-langkah perusahaan untuk lebih transparan tentang dari mana bahan dalam pakaiannya berasal dan bagaimana mereka dibuat, dia mengatakan: "Kami tidak menggunakan (kapas dari Xinjiang)."

"Dengan menyebutkan kapas mana yang kita gunakan ..." lanjutnya, sebelum berhenti sejenak dan mengakhiri jawabannya dengan "Sebenarnya, terlalu politis jika saya katakan lagi, jadi mari kita berhenti di sini".
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tadashi Yanai, Orang...
Tadashi Yanai, Orang Terkaya di Jepang yang Dukung Palestina
Tadashi Yanai, Pemilik...
Tadashi Yanai, Pemilik Uniqlo yang Hartanya Unlimited Tembus Rp531 Triliun
Jepang Beri Peringatan...
Jepang Beri Peringatan Stagflasi, Uniqlo Kerek Gaji Karyawan hingga 40%
Tolak Kerja Paksa Kaum...
Tolak Kerja Paksa Kaum Uighur, AS Resmi LarangĀ Impor dari Xinjiang China
Perusahaan-perusahaan...
Perusahaan-perusahaan Besar Ini Tolak Stop Berjualan di Pasar Rusia
China Beri Peringatan...
China Beri Peringatan Keras ke H&M: Jangan Harap Mendapatkan Uang dari Kami
UNIQLO Kini Hadir Plaza...
UNIQLO Kini Hadir Plaza Indonesia
UU Persatuan Etnis China...
UU Persatuan Etnis China Jadi Sorotan, Dinilai Tekan Identitas Minoritas
Gara-gara Puisi, Editor...
Gara-gara Puisi, Editor Bahasa Kazakh Divonis 6,5 Tahun Penjara di Xinjiang
Rekomendasi
Intel dan Nvidia Memulai...
Intel dan Nvidia Memulai Pertempuran Global Baru
Program Ketahanan Pangan,...
Program Ketahanan Pangan, Puluhan Hektare Sawah di Batang Ditanami Padi Hasil Riset
Frans Antoni Pengendali...
Frans Antoni Pengendali Uang Fredy Pratama Digiring ke Bareskrim usai Ditangkap di Malaysia
Berita Terkini
Mandatori B50 Buka Peluang...
Mandatori B50 Buka Peluang Swasembada Energi dan Jadikan Indonesia Pionir Energi Bersih
Bitcoin Melemah Usai...
Bitcoin Melemah Usai FOMC, Indodax Ingatkan Manajemen Risiko
Pascadamai AS-Iran:...
Pascadamai AS-Iran: Kapal Raksasa Ini Tembus Selat Hormuz, Krisis Energi Global Mulai Mereda?
BEI Tegaskan MSCI Belum...
BEI Tegaskan MSCI Belum Putuskan Status Pasar Saham RI
Rupiah Hari Ini Masih...
Rupiah Hari Ini Masih Terseok-seok ke Posisi Rp17.804 per Dolar AS
JustMarkets Luncurkan...
JustMarkets Luncurkan Trading Saham SpaceX untuk Klien
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved