Pojok Otomotif Lazada Indonesia Dukung UMKM Otomotif Perluas Pasar
Sabtu, 21 Agustus 2021 - 22:17 WIB
loading...
Pelaku UMKM di sektor otomotif mendapat dukungan dari ekosistem marketplace untuk bisa memperluas pasar ke mancanegara. Foto/Dok.
A
A
A
JAKARTA - Pandemi membuat segala aktivitas masyarakat dibatasi. Hal ini memberikan dampak signifikan tak hanya kepada kehidupan sosial saja, tetapi juga berdampak pada kegiatan usaha. Selain industri besar, kalangan pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) juga merasakan dampak pandemi khususnya terkait dengan aktivitas penjualan yang terganggu.
Pemerintah pun mendorong para pelaku UMKM untuk masuk ke dalam ekosistem marketplace atau e-commerce agar memiliki peluang yang lebih besar untuk terus bertumbuh. Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) misalnya, menargetkan melatih 26.000 pelaku UMKM baru untuk aktif berjualan di berbagai platform digital pada tahun ini. Dari catatan Asosiasi Ecommerce Indonesia (idEA) jumlah UMKM yang tergabung dalam marketplace hingga Maret 2021, mencapai 4,8 juta. Naik dari 2020 yang hanya mencapai 3,8 juta pelaku usaha.
(Baca Juga : Relaksasi PPnBM Jadi Dewa Penolong bagi Industri Otomotif )
Salah satu marketplace yang gencar mendukung UMKM untuk memperluas penetrasi pasar yakni Lazada Indonesia. Marketplace yang memiliki ekosistem terbesar di Asia Tenggara dan beroperasi di banyak negara ini Lazada memperkenalkan Pojok Otomotif, yaitu kanal khusus otomotif di Lazada yang dikembangkan dengan menggandeng seller dan UMKM lokal. Kanal tersebut diciptakan untuk memberikan produk dan servis berkualitas baik untuk mobil maupun motor dengan harga terjangkau bagi konsumen.
Menurut pemilik UMKM sektor otomotif Sinergi Solo Sejahtera, Sutarmin, adanya dukungan dari marketplace tersebut menjadi angin segar bagi UMKM otomotif. ‘’Selama ini kami hanya berjualan dengan menggunakan platform sosial media. Tentu adanya kanal di Lazada itu bisa menjadi peluang bagi kami untuk memperluas pasar,’’ujarnya saat dihubungi Sabtu (21/8/2021).
(Baca Juga : Belanja Online Saat Pandemi, Warganet Tak Pikirkan Kualitas, yang Penting Murah! )
Sutarmin memiliki usaha moulding untuk handel pintu mobil dan peralatan sabuk pengaman. Selama ini, Sutarmin yang menjadi mitra binaan Astra International itu memanfaatkan platform instagram untuk menjual produknya. Meskipun masih belum bergabung ke dalam ekosistem marketplace, namun Sutarmin antusias untuk segera bergabung dan memanfaatkan kanal di marketplace tersebut. ‘’Tentunya akan memperluas akses pasar dan jaringan ke mancanegara,’’katanya.
Pemerintah pun mendorong para pelaku UMKM untuk masuk ke dalam ekosistem marketplace atau e-commerce agar memiliki peluang yang lebih besar untuk terus bertumbuh. Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) misalnya, menargetkan melatih 26.000 pelaku UMKM baru untuk aktif berjualan di berbagai platform digital pada tahun ini. Dari catatan Asosiasi Ecommerce Indonesia (idEA) jumlah UMKM yang tergabung dalam marketplace hingga Maret 2021, mencapai 4,8 juta. Naik dari 2020 yang hanya mencapai 3,8 juta pelaku usaha.
(Baca Juga : Relaksasi PPnBM Jadi Dewa Penolong bagi Industri Otomotif )
Salah satu marketplace yang gencar mendukung UMKM untuk memperluas penetrasi pasar yakni Lazada Indonesia. Marketplace yang memiliki ekosistem terbesar di Asia Tenggara dan beroperasi di banyak negara ini Lazada memperkenalkan Pojok Otomotif, yaitu kanal khusus otomotif di Lazada yang dikembangkan dengan menggandeng seller dan UMKM lokal. Kanal tersebut diciptakan untuk memberikan produk dan servis berkualitas baik untuk mobil maupun motor dengan harga terjangkau bagi konsumen.
Menurut pemilik UMKM sektor otomotif Sinergi Solo Sejahtera, Sutarmin, adanya dukungan dari marketplace tersebut menjadi angin segar bagi UMKM otomotif. ‘’Selama ini kami hanya berjualan dengan menggunakan platform sosial media. Tentu adanya kanal di Lazada itu bisa menjadi peluang bagi kami untuk memperluas pasar,’’ujarnya saat dihubungi Sabtu (21/8/2021).
(Baca Juga : Belanja Online Saat Pandemi, Warganet Tak Pikirkan Kualitas, yang Penting Murah! )
Sutarmin memiliki usaha moulding untuk handel pintu mobil dan peralatan sabuk pengaman. Selama ini, Sutarmin yang menjadi mitra binaan Astra International itu memanfaatkan platform instagram untuk menjual produknya. Meskipun masih belum bergabung ke dalam ekosistem marketplace, namun Sutarmin antusias untuk segera bergabung dan memanfaatkan kanal di marketplace tersebut. ‘’Tentunya akan memperluas akses pasar dan jaringan ke mancanegara,’’katanya.
Lihat Juga :