DPR diminta tunda pengesahan RUU Perdagangan

Senin, 10 Februari 2014 - 17:01 WIB
DPR diminta tunda pengesahan...
DPR diminta tunda pengesahan RUU Perdagangan
A A A
Sindonews.com - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI rencananya akan mengesahkan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perdagangan menjadi UU pada Selasa (11/2/2014). Namun, pengesahan UU ini mendapat penolakan dari kalangan masyarakat.

"Kita mendesak DPR untuk menunda pengesahan RUU ini," kata perwakilan LSM Resistance and Alternatives to Globalization, Bony Setiawan di Jakarta, Senin (10/2/2014).

Bony menilai RUU ini berbenturan dengan UU Perdagangan No 3/2013, yang menyuarakan pentingnya mempertahankan industri dalam negeri. Jika RUU Perdagangan disahkan akan membuka seluas-luasnya perdagangan internasional.

Sebaiknya, menurut Bony, DPR menyelesaikan dulu revisi atas UU No 24/2000 tentang perjanjian internasional. Di dalamnya nanti DPR dapat menekankan keterlibatan dirinya, serta konsultasi publik sebelum dan sesudah pengesahan perjanjian internasional di bidang perdagangan atau ekonomi.

Bony menyatakan pemerintah akan lebih bijak bila menyusun UU yang setia dan konsisten sesuai semangat UUD 45 yang mengusung kedaulatan negara.

"RUU tersebut harus mendukung industri nasional yang mandiri. Nantinya tentu akan menguntungkan rakyat banyak. Industri dalam negeri nantinya akan tumbuh sehat dan pesat, tidak terganggu oleh komoditi asing yang merusak pertumbuhan industri dalam negeri," paparnya.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
UU Cipta Kerja Gairahkan...
UU Cipta Kerja Gairahkan Investasi dan Perdagangan Internasional
Disetujui Jadi UU, Indonesia...
Disetujui Jadi UU, Indonesia Punya Jalan Tol Perdagangan Internasional
Penimbun Minyak Goreng...
Penimbun Minyak Goreng Lakukan Kejahatan Pangan, DPR: Harus Dijerat UU Perdagangan
Ketua Umum ICCA Dukung...
Ketua Umum ICCA Dukung Pansel DK-OJK dan Implementasi UU PPSK
Pemerintah Bakal Bikin...
Pemerintah Bakal Bikin UU Ketenagakerjaan Baru Buntut Tarif AS, Berikut Isinya
Neraca Perdagangan Indonesia...
Neraca Perdagangan Indonesia pada Januari 2025 Catat Surplus USD 3,45 Miliar
Berita Terkini
Diplomasi Sawit Perlu...
Diplomasi Sawit Perlu Diperkuat untuk Jaga Daya Saing Ekspor
7 jam yang lalu
Perang AS-Iran Kian...
Perang AS-Iran Kian Sengit, ASEAN Wanti-wanti Krisis Pangan dan Energi
8 jam yang lalu
Garudafood Resmikan...
Garudafood Resmikan Rumah Maggot di Depok, Kelola 100 Ton Sampah Organik Jadi Nilai Ekonomi
8 jam yang lalu
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung MNC University dalam Seminar 'Crafting Your Career and Wealth in The Web3 Era'
8 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Regional JBB Manfaatkan Tenaga Surya Tingkatkan Ekonomi Masyarakat
8 jam yang lalu
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan...
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan Prabowo, Ini Alasannya
9 jam yang lalu
Infografis
Riwayat Pendidikan Ahmad...
Riwayat Pendidikan Ahmad Sahroni, Anggota DPR yang Jadi Sorotan Publik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved