Bulog Sulsel siap salurkan 87 ribu ton raskin
Rabu, 12 Februari 2014 - 19:33 WIB
Bulog Sulsel siap salurkan 87 ribu ton raskin
A
A
A
Sindonews.com - Perum Bulog Divre VII Sulselbar mengalokasikan 87 ribu ton beras untuk rakyat miskin (raskin). Raskin ini akan didistribusikan kepada 484.617 rumah tangga sasaran (RTS) yang tersebar di Sulsel.
Kepala Perum Bulog Divre VII Sulselbar, Tommy S Sikado mengatakan, jumlah penerima manfaat raskin di wilayah ini tidak berkurang dibandingkan dengan 2013.
"Alokasinya masih sama. Raskin akan disalurkan ke sejumlah daerah di Sulsel dengan harga Rp1.600 per kilogramnya," ujarnya, Rabu (12/2/2014).
Khusus di Sulsel, subsidi raskin sebanyak Rp578 miliar. Anggaran ini masih bisa bertambah jika kebutuhan raskin bertambah.
Pembagian raskin ini diharapkan bisa mengurangi beban masyarakat yang terkena bencana. Karena banyak daerah yang tidak bisa melakukan panen karena lahannya rusak. Bahkan, untuk daerah yang terkena bencana, jumlah penyaluran raskin akan ditingkatkan menjadi dua kali lipat.
Wakil Gubernur Sulsel, Agus Arifin Nu'mang mengatakan, Sulsel memiliki kemampuan produksi lima juta ton kering gabah setiap tahun. Dengan produksi dua juta ton beras dari luas lahan 500 ribu hektare, produksi beras Sulsel memberi makan masyarakat di 14 provinsi di kawasan timur Indonesia. "Kami tetap mempertahankan daerah ini sebagai lumbung beras," katanya.
Kepala Perum Bulog Divre VII Sulselbar, Tommy S Sikado mengatakan, jumlah penerima manfaat raskin di wilayah ini tidak berkurang dibandingkan dengan 2013.
"Alokasinya masih sama. Raskin akan disalurkan ke sejumlah daerah di Sulsel dengan harga Rp1.600 per kilogramnya," ujarnya, Rabu (12/2/2014).
Khusus di Sulsel, subsidi raskin sebanyak Rp578 miliar. Anggaran ini masih bisa bertambah jika kebutuhan raskin bertambah.
Pembagian raskin ini diharapkan bisa mengurangi beban masyarakat yang terkena bencana. Karena banyak daerah yang tidak bisa melakukan panen karena lahannya rusak. Bahkan, untuk daerah yang terkena bencana, jumlah penyaluran raskin akan ditingkatkan menjadi dua kali lipat.
Wakil Gubernur Sulsel, Agus Arifin Nu'mang mengatakan, Sulsel memiliki kemampuan produksi lima juta ton kering gabah setiap tahun. Dengan produksi dua juta ton beras dari luas lahan 500 ribu hektare, produksi beras Sulsel memberi makan masyarakat di 14 provinsi di kawasan timur Indonesia. "Kami tetap mempertahankan daerah ini sebagai lumbung beras," katanya.
(izz)
Lihat Juga :