Rawan profit taking, IHSG diprediksi konsolidasi

Kamis, 13 Februari 2014 - 08:45 WIB
Rawan profit taking,...
Rawan profit taking, IHSG diprediksi konsolidasi
A A A
Sindonews.com - Indeks harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari keempat pekan ini diprediksi rawan aksi ambil untung (profit taking) dan akan bergerak konsolidasi.

"Hari ini kami proyeksikan IHSG akan bergerak konsolidasi. Perlu diwaspadai kemungkinan terjadinya aksi ambil untung," kata analis PT Panin Sekuritas Purwoko Sartono, Kamis (13/2/2014).

Dia memprediksi, IHSG akan bergerak dalam kisaran support-resistance 4.460-4.520. Sementara pada perdagangan kemarin, IHSG ditutup melesat 26,10 poin atau 0,58 persen ke level 4.496,29.

Kemarin, kenaikan IHSG didukung oleh kenaikan bursa regional dan penguatan kurs rupiah serta penurunan yield surat utang negara (SUN).

Sedangkan bursa regional didorong oleh kenaikan bursa Wall Street setelah Janet Yellen menyatakan akan meneruskan kebijakan pendahulunya dan data neraca perdagangan China yang lebih baik dari perkiraan.

Neraca perdagangan Januari 2014 surplus USD31,86 miliar, sedangkan konsensus memperkirakan USD23,4 miliar. Ekspor tumbuh 10,6 persen, lebih baik dibanding konsesus 0,1 persen. Impor naik 10,0 persen, dan konsensus 4,0 persen.

Yield SUN turun cukup berarti dan telah mencapai level psikologis baru. Untuk 10 tahun di bawah 9 persen dan 5 tahun di bawah 8 persen. Di samping itu, kurs rupiah mendekati batas psikologis baru Rp12.100/USD.

"IHSG kembali gagal menembus level 4.500, meski sempat mencapainya sebentar pada sesi pagi kemarin. Ini adalah ke-3 kalinya IHSG berhasil melewati level 4.500 untuk sementara waktu, tetapi akhirnya harus jatuh kembali. Ini cukup wajar karena return IHSG (ytd) telah berada di posisi terbesar," tutur dia.

Adapun return IHSG positif 4,6 persen, Manila positif 3,7 persen, HongKong minus 5,8 persen, Singapura minus 4,4 persen, DJIA minus 3,5 persen, Kualalumpur minus 2,3 persen, Bangkok minus 0,2 persen.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Skenario IHSG untuk...
Skenario IHSG untuk Bertahan di Level 6.300
Rilis Neraca Dagang...
Rilis Neraca Dagang Pengaruhi Pergerakan IHSG Hari Ini
IHSG Akhir Pekan Dibuka...
IHSG Akhir Pekan Dibuka Merayap, Naik Tipis 5,30 Poin
Investor Asing Tak Lagi...
Investor Asing Tak Lagi Borong Saham, IHSG jadi Loyo
Seharian Bergeming di...
Seharian Bergeming di Zona Hijau, IHSG Ditutup Naik ke 6.289
Ada Peluang IHSG Terkoreksi...
Ada Peluang IHSG Terkoreksi Hari Ini, Bergerak Terbatas 6.123-6.288
Berita Terkini
Lompatan Besar Transportasi...
Lompatan Besar Transportasi Publik Jakarta: Terbaik Kedua di ASEAN, Posisi ke-27 Dunia
1 jam yang lalu
IHSG Sepekan Ambruk...
IHSG Sepekan Ambruk 8,69%, Market Cap Menyusut Jadi Rp9.807 Triliun
1 jam yang lalu
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
11 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
12 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
12 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
13 jam yang lalu
Infografis
5 Titik Rawan Perang...
5 Titik Rawan Perang Dunia III pada Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved