Ini pemicu IHSG gagal ditutup di level 4.500
Kamis, 13 Februari 2014 - 17:04 WIB
Ini pemicu IHSG gagal ditutup di level 4.500
A
A
A
Sindonews.com - Indeks harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini berbalik ke zona merah sejak pagi tadi, mengikuti bursa global.
Analis PT Panin Sekuritas Purwoko Sartono mengatakan, dipertahankannya BI rate pada level 7,5 persen tidak mampu mendongkrak penguatan IHSG hari ini. Menurut dia, pelemahan IHSG hari ini dipicu sentimen luar negeri.
"Pelemahan IHSG hari ini didorong aksi ambil untung, mengikuti bursa regional," kata dia, Kamis (13/2/2014).
Purwoko menjelaskan, ini merupakan kali keempat bagi IHSG gagal ditutup di atas level 4.500. Meski begitu, dibanding bursa regional, posisi IHSG relatif naik paling besar secara year to date (ytd).
Sebagai perbandingan, dia menuturkan, IHSG meningkat 5,2 persen, Dow Jones minus 3,7 persen, Hang Seng negatif 4,4 persen, Singapura melemah 4,2 persen, Kualumpur anjlok 2,2 persen, Bangkok naik 1,2 persen, Manila positif 3,4 persen dan Tokyo anjlok 9,2 persen.
"Kinerja IHSG ini mencerminkan pandangan positif investor terhadap beberapa data makro ekonomi Indonesia yang dirilis belakangan ini. Indikasi ini juga terlihat dari pembelian asing (foreign net buy) dan yield SUN yang membaik," tutur dia.
Sore ini, IHSG sore ini ditutup melemah 4,63 poin atau 0,10 persen ke level 4.491,66. Pelemahan ini seiring terkoreksinya mayoritas bursa Asia.
Analis PT Panin Sekuritas Purwoko Sartono mengatakan, dipertahankannya BI rate pada level 7,5 persen tidak mampu mendongkrak penguatan IHSG hari ini. Menurut dia, pelemahan IHSG hari ini dipicu sentimen luar negeri.
"Pelemahan IHSG hari ini didorong aksi ambil untung, mengikuti bursa regional," kata dia, Kamis (13/2/2014).
Purwoko menjelaskan, ini merupakan kali keempat bagi IHSG gagal ditutup di atas level 4.500. Meski begitu, dibanding bursa regional, posisi IHSG relatif naik paling besar secara year to date (ytd).
Sebagai perbandingan, dia menuturkan, IHSG meningkat 5,2 persen, Dow Jones minus 3,7 persen, Hang Seng negatif 4,4 persen, Singapura melemah 4,2 persen, Kualumpur anjlok 2,2 persen, Bangkok naik 1,2 persen, Manila positif 3,4 persen dan Tokyo anjlok 9,2 persen.
"Kinerja IHSG ini mencerminkan pandangan positif investor terhadap beberapa data makro ekonomi Indonesia yang dirilis belakangan ini. Indikasi ini juga terlihat dari pembelian asing (foreign net buy) dan yield SUN yang membaik," tutur dia.
Sore ini, IHSG sore ini ditutup melemah 4,63 poin atau 0,10 persen ke level 4.491,66. Pelemahan ini seiring terkoreksinya mayoritas bursa Asia.
(rna)
Lihat Juga :