Rupiah diproyeksi terapresiasi

Senin, 17 Februari 2014 - 08:58 WIB
Rupiah diproyeksi terapresiasi
Rupiah diproyeksi terapresiasi
A A A
Sindonews.com - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada hari ini diprediksi masih akan terapresiasi.

Kepala Riset Trust Securities Reza Priyambada mengatakan, ekspektasi akan terus membaiknya kondisi makro ekonomi Indonesia membuat nilai tukar rupiah masih bertahan di jalur positifnya.

"Bahkan rilis tetapnya BI Rate kali ini turut membuat laju nilai tukar rupiah tidak mengalami pelemahan karena pelaku pasar lebih melihat pada keputusan tetapnya BI Rate untuk menopang pertumbuhan ekonomi yang sempat melambat pasca BI Rate dinaikkan," kata dia, Senin (17/2/2014).

Di sisi lain, kembali menarik melihat pergerakan laju nilai tukar rupiah yang berhasil menguat di tengah pelemahan sejumlah mata uang emerging market, antara lain dolar Australia, rupee, dolar Taiwan, dolar Singapura dan lainnya. Rilis defisit neraca berjalan yang turun signifikan menjadi USD4 miliar atau 1,98 persen dari PDB turut menambah sentimen positif.

"Laju rupiah bertahan di atas support Rp12.276. Rupiah Rp12.266-12.143 mengacu kurs tengah BI," kata dia.

Rupiah akhir pekan lalu berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI berada di level Rp11.886 per USD atau menguat tajam 187 poin dibanding penutupan sebelumnya di level Rp12.073 per USD.

Nilai tukar rupiah terhadap USD berdasarkan data Bloomberg ditutup pada level Rp11.831 per USD. Posisi ini terapresiasi 149 poin dibanding hari Kamis (13/2/2014) di level Rp11.980 per USD.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
Tekanan Jual Mulai Terkendali,...
Tekanan Jual Mulai Terkendali, IHSG Berpeluang Lanjutkan Rebound ke 6.000-6.050
5 menit yang lalu
Babak Baru Perang Energi:...
Babak Baru Perang Energi: OPEC+ Siap Banjiri Pasar Global, Siap-siap Harga Minyak Makin Ambles
1 jam yang lalu
Lompatan Sang Anak Bawang,...
Lompatan Sang 'Anak Bawang', Rahasia Sukses Vietnam Naik Kelas Jadi Berpendapatan Menengah Atas
8 jam yang lalu
TBS Foundation Dukung...
TBS Foundation Dukung Penanganan Kesehatan Warga Terdampak Kebakaran TPA Jatiwaringin
10 jam yang lalu
Ruang Kenaikan IHSG...
Ruang Kenaikan IHSG Diprediksi Terbatas Pekan Depan ke Level 5.900, Ini Sebabnya
11 jam yang lalu
Kemenkeu Bidik Raup...
Kemenkeu Bidik Raup Rp32 Triliun lewat Lelang Surat Utang Negara
12 jam yang lalu
Infografis
Uang Rupiah Tahun 1995...
Uang Rupiah Tahun 1995 Ditarik Bank Indonesia dari Peredaran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved