Targetkan 50 gerai baru, KAEF siapkan Rp100 M
Senin, 17 Februari 2014 - 19:26 WIB
Targetkan 50 gerai baru, KAEF siapkan Rp100 M
A
A
A
Sindonews.com - PT Kimia Farma Tbk (KAEF) tahun ini berencana akan membuka 50 unit apotek baru dengan investasi sekitar Rp100 miliar. Maka Badan Usaha Milik Negara (BUMN) ini telah memiliki 562 outlet apotek.
"Tahun ini kami berencana membuka 50 apotek lagi, ada yang kerja sama dengan instansi lain dan ada yang stand alone," ujar Sekretaris Perusahaan Kimia Farma, Djoko Rusdianto, Senin (17/2/2014).
Menurutnya, selain pembukaan apotek di wilayah Indonesia. Pihaknya juga berencana akan membuka apotek di wilayah Timor Leste, Vietnam, dan Arab Saudi.
Namun, dia mengungkap rencana pembukaan apotek baru ini masih menunggu proses izin terlebih dahulu. Selain membuka apotek di Timor Leste, Kimia Farma juga akan membuka layanan kesehatan di sana.
Djoko mengatakan, dengan adanya pengembangan bisnis di bidang retail akan berpengaruh positif terhadap pendapatan perseroan. Penguatan di segmen retail diharapkan dapat mengompensasi tingginya biaya bahan baku yang terjadi akibat melemahnya nilai tukar rupiah.
Kepala Riset Trust Securities, Reza Priyambada mengatakan, ekspansi yang akan dilakukan perseroan terkait penambahan gerai apotek terbilang cukup bagus. Namun, kata Reza, alangkah baiknya apabila penambahan gerai apotek itu diimbangi dengan peningkatan volume penjualan.
"Saya rasa kalau penambahan gerai apotek berimbang dengan volume penjualan dari perseroan itu sangat postif. Dan selama bisa menjaga pangsa pasar, pertumbuhan KAEF akan baik," ujar Reza.
"Tahun ini kami berencana membuka 50 apotek lagi, ada yang kerja sama dengan instansi lain dan ada yang stand alone," ujar Sekretaris Perusahaan Kimia Farma, Djoko Rusdianto, Senin (17/2/2014).
Menurutnya, selain pembukaan apotek di wilayah Indonesia. Pihaknya juga berencana akan membuka apotek di wilayah Timor Leste, Vietnam, dan Arab Saudi.
Namun, dia mengungkap rencana pembukaan apotek baru ini masih menunggu proses izin terlebih dahulu. Selain membuka apotek di Timor Leste, Kimia Farma juga akan membuka layanan kesehatan di sana.
Djoko mengatakan, dengan adanya pengembangan bisnis di bidang retail akan berpengaruh positif terhadap pendapatan perseroan. Penguatan di segmen retail diharapkan dapat mengompensasi tingginya biaya bahan baku yang terjadi akibat melemahnya nilai tukar rupiah.
Kepala Riset Trust Securities, Reza Priyambada mengatakan, ekspansi yang akan dilakukan perseroan terkait penambahan gerai apotek terbilang cukup bagus. Namun, kata Reza, alangkah baiknya apabila penambahan gerai apotek itu diimbangi dengan peningkatan volume penjualan.
"Saya rasa kalau penambahan gerai apotek berimbang dengan volume penjualan dari perseroan itu sangat postif. Dan selama bisa menjaga pangsa pasar, pertumbuhan KAEF akan baik," ujar Reza.
(izz)
Lihat Juga :