Pemerintah didesak tuntaskan pembangunan tol trans kawasan

Rabu, 19 Februari 2014 - 12:44 WIB
Pemerintah didesak tuntaskan...
Pemerintah didesak tuntaskan pembangunan tol trans kawasan
A A A
Sindonews.com - Partai Golkar mendesak pemerintah untuk segera menuntaskan pembangunan jalan tol trans kawasan yang ada di seluruh Indonesia. Pembangunan tol trans kawasan diyakini akan memberikan kontribusi besar bagi perekonomian daerah dan kawasan setempat.

"Partai Golkar mendesak pemerintah untuk menuntaskan pembangunan seluruh jalan tol trans kawasan yang ada di Indonesia," ujar legislator Partai Golkar, Hetifah dalam rilisnya di Jakarta, Rabu (19/2/2014).

Dia menjelaskan, berdasarkan data-data pemerintah saat ini terdapat lima pembangunan jalan tol trans kawasan yang direncanakan pemerintah. Pertama, pembangunan jalan Tol Trans Sumatera yang menghubungkan Provinsi Lampung hingga Aceh sepanjang 2.737,2 kilometer (km). Proyek ini, ditargetkan selesai pada 2025 dengan total biaya investasi sebesar Rp350 triliun.

Kedua, pembangunan Tol Trans Jawa yang meliputi 12 ruas tol dari Jakarta hingga Surabaya, dengan total panjang 752,784 km. Total biaya investasinya diperkirakan mencapai Rp320 triliun.

Ketiga, pembangunan Tol Trans Kalimantan yang melewati empat provinsi di Kalimantan sepanjang 3.300 km. Biaya investasinya diperkirakan mencapai Rp500 triliun.

Keempat, pembangunan Tol Trans Sulawesi yang direncanakan melintasi laut sepanjang 2.000 km, dengan perkirakan investasi sebesar USD270 juta. Kelima, pembangunan Tol Trans Papua sepanjang 3.000 km yang meliputi 11 ruas jalan di seluruh Papua senilai Rp15 triliun.

"Secara total, kami memperkirakan kebutuhan dana investasinya mencapai Rp1.500 triliun. Ini angka investasi yang sangat besar dengan agregat dan multiplier effects yang juga sangat besar. Perkiraan kami, dampak multiplier-nya mampu mendongkrak ekonomi hingga 4-5 persen," jelasnya.

Hetifah mengatakan, percepatan pembangunan jalan tol trans kawasan tersebut dipastikan mendongkrak perekonomian dan pertumbuhan daerah serta kawasan yang dilalui jalan tol trans tersebut. Karena, akses keluar dan masuk daerah terbuka luas bagi masuknya investasi.

Selain itu, kata dia, melalui pembangunan jalan tol trans kawasan juga memiliki multiplier effects bagi sektor-sektor ekonomi lainnya. Sehingga, secara signifikan pembangunan jalan tol trans kawasan berkontribusi besar bagi perekonomian nasional.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
5 Proyek Jalan Tol di...
5 Proyek Jalan Tol di Pulau Jawa Bakal Beroperasi Tahun 2026
Proyek Japek II Selatan...
Proyek Japek II Selatan Selesai, Jakarta-Bandung Hanya 1 Jam
Mulai 2023, Sistem Bayar...
Mulai 2023, Sistem Bayar Tanpa Berhenti Beroperasi di Tol Bali
Bakal Ada 16 Ruas Jalan...
Bakal Ada 16 Ruas Jalan Tol Baru di 2022, Ini Daftarnya
Proyek Jalan Tol Layang...
Proyek Jalan Tol Layang Cikunir-Karawaci Telan Anggaran Rp37 Triliun
Berikut Jalan yang Tidak...
Berikut Jalan yang Tidak Boleh Dilalui Motor di Jakarta
Berita Terkini
Bukan Sekadar Digital,...
Bukan Sekadar Digital, Teras Kapal BRI Buktikan CX100 Danantara Hadir Nyata di Pulau Terpencil
12 menit yang lalu
Istana Buka Suara soal...
Istana Buka Suara soal Variabel Kejatuhan Rupiah ke Rp18.000: Singgung Kemandirian Ekonomi
16 menit yang lalu
Concord Industry Tegaskan...
Concord Industry Tegaskan Komitmen Perkuat Industri Keramik di Keramika 2026
1 jam yang lalu
Kurs Tembus Rp18 Ribu,...
Kurs Tembus Rp18 Ribu, Gubernur BI Siapkan 2 Jurus Jaga Nilai Tukar Rupiah
1 jam yang lalu
Menangkap Pangsa Terbesar...
Menangkap Pangsa Terbesar Wisata Medis, Malaysia Fair 2026 Hadir di Jakarta
2 jam yang lalu
Petani Sawit: Margin...
Petani Sawit: Margin dan Kewenangan BUMN Tentukan Harga Jadi Beban Berat Ekosistem Sawit
3 jam yang lalu
Infografis
5 Proyek Jalan Tol di...
5 Proyek Jalan Tol di Pulau Jawa Bakal Beroperasi Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved