Penyebab penyerapan tenaga kerja lambat versi Apindo

Kamis, 20 Februari 2014 - 12:36 WIB
Penyebab penyerapan...
Penyebab penyerapan tenaga kerja lambat versi Apindo
A A A
Sindonews.com - Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Sofjan Wanandi mengatakan, Indonesia memiliki tren yang unik dalam hal ketenagakerjaan, di mana banyak tenaga kerja tanpa kemampuan memadai justru percaya diri bekerja di luar negeri.

Dia melihat, carut marutnya struktur pengupahan di Tanah Air menjadi biang keladi penyerapan tenaga kerja di dalam negeri menjadi lambat.

Sofjan menjelaskan, selama ini pemerintah hanya menyikapi permasalahan tersebut secara politis, sehingga seringkali upaya perbaikan struktur pengupahan hanya berakhir sebatas wacana dipermukaan saja tanpa ada realisasi penyediaan peluang lapangan kerja yang memadai kepada masyarakat.

"Kita 2,5 juta orang tiap tahun, 1 juta orang paling sedikit tidak dapat pekerjaan, dia boleh bikin statement bagus tapi kalau ga ada yang kasih kerjaan bagaimana?" kata Sofjan di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, Kamis (20/2/2014).

Bahkan, Sofjan menambahkan, rencana paket pemberian insentif tax allowance perusahaan yang melaksanakan pelatihan tenaga kerja pun diragukan keberlangsungannya.

"Insentifnya apa? prakteknya apa? Harus konkret dan sebetulnya yang penting dijalankan," pungkas dia.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Gandeng Apindo, GBB...
Gandeng Apindo, GBB Sepakat Tingkatkan Serapan Tenaga Kerja
Kondisi Ketenagakerjaan...
Kondisi Ketenagakerjaan RI Lampu Kuning, 1,5 Juta Calon Pekerja Tak Terserap Setiap Tahun
Apindo Sebut Investor...
Apindo Sebut Investor Sambut Baik Lahirnya UU Cipta Kerja
800 Juta Pekerjaan Bakal...
800 Juta Pekerjaan Bakal Digantikan Robot, Pemerintah Harus Antisipasi
Separuh Pengusaha RI...
Separuh Pengusaha RI Setop Ekspansi 5 Tahun ke Depan, Lapangan Kerja Terancam Lesu
Apindo Sebut UU Cipta...
Apindo Sebut UU Cipta Kerja Win Win Solution Buruh dan Pengusaha
Berita Terkini
IHSG Sepekan Ambruk...
IHSG Sepekan Ambruk 8,69%, Market Cap Menyusut Jadi Rp9.807 Triliun
12 menit yang lalu
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
10 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
10 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
11 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
11 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
11 jam yang lalu
Infografis
10 Universitas Terbaik...
10 Universitas Terbaik di Indonesia yang Masuk Peringkat Dunia versi THE WUR 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved