Gandeng Apindo, GBB Sepakat Tingkatkan Serapan Tenaga Kerja
Sabtu, 01 April 2023 - 09:25 WIB
loading...
Dewan Pimpinan Pusat Ganjaran Buruh Berjuang (GBB) menggelar pertemuan dengan DPP Apindo. FOTO/dok.Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Dewan Pimpinan Pusat Ganjaran Buruh Berjuang (GBB) menggelar pertemuan dengan Dewan Pimpinan Pusat Asosiasi Pengusaha Indonesia (DPP Apindo) di Permata Kuningan, Jakarta.
Ketua Umum Apindo Hariyadi mengatakan dalam pertemuan itu dia menyinggung soal tantangan yang dihadapi oleh industri nasional, terutama turunnya penyerapan tenaga kerja. "Investasi di Indonesia sebetulnya terus tumbuh, tetapi penyerapan tenaga kerjanya terus menyusut," ujar dia.
Dia mengungkapkan pada 2013 nilai investasi di Indonesia mencapai Rp398,3 triliun dan menyerap 1,82 juta tenaga kerja. Artinya, investasi per Rp1 triliun menyerap 4.594 orang tenaga kerja. Sementara pada 2022, jumlah investasi mencapai Rp1.207 triliun dan menyerap 1,3 juta orang. Investasi per Rp1 triliun hanya menyerap 1.081 orang tenaga kerja.
"Investasinya naik tiga kali lipat, tetapi penyerapan tenaga kerjanya justru menyusut sangat signifikan. Padahal, perbaikan kesejahteraan rakyat ini sangat terkait dengan perluasan lapangan kerja," ujar dia.
Baca Juga: Pengusaha Optimistis Ekonomi RI Tumbuh 5,3% Tahun Depan, Ini Alasannya
Menurut dia, fenomena di atas menunjukkan kecenderungan pengusaha mengarah pada industri padat modal atau capital intensive industry. Di sisi lain, Indonesia berhadapan dengan bonus demografi.
Hariyadi berharap ada dialog yang melibatkan semua pihak dalam dunia industri, terutama pengusaha, pekerja, dan pemerintah, yang bisa menyelamatkan industri nasional dan penyerapan tenaga kerja.
Ketua Umum Apindo Hariyadi mengatakan dalam pertemuan itu dia menyinggung soal tantangan yang dihadapi oleh industri nasional, terutama turunnya penyerapan tenaga kerja. "Investasi di Indonesia sebetulnya terus tumbuh, tetapi penyerapan tenaga kerjanya terus menyusut," ujar dia.
Dia mengungkapkan pada 2013 nilai investasi di Indonesia mencapai Rp398,3 triliun dan menyerap 1,82 juta tenaga kerja. Artinya, investasi per Rp1 triliun menyerap 4.594 orang tenaga kerja. Sementara pada 2022, jumlah investasi mencapai Rp1.207 triliun dan menyerap 1,3 juta orang. Investasi per Rp1 triliun hanya menyerap 1.081 orang tenaga kerja.
"Investasinya naik tiga kali lipat, tetapi penyerapan tenaga kerjanya justru menyusut sangat signifikan. Padahal, perbaikan kesejahteraan rakyat ini sangat terkait dengan perluasan lapangan kerja," ujar dia.
Baca Juga: Pengusaha Optimistis Ekonomi RI Tumbuh 5,3% Tahun Depan, Ini Alasannya
Menurut dia, fenomena di atas menunjukkan kecenderungan pengusaha mengarah pada industri padat modal atau capital intensive industry. Di sisi lain, Indonesia berhadapan dengan bonus demografi.
Hariyadi berharap ada dialog yang melibatkan semua pihak dalam dunia industri, terutama pengusaha, pekerja, dan pemerintah, yang bisa menyelamatkan industri nasional dan penyerapan tenaga kerja.
Lihat Juga :