RI harus bisa manfaatkan konferensi AFM

Senin, 24 Februari 2014 - 10:44 WIB
RI harus bisa manfaatkan...
RI harus bisa manfaatkan konferensi AFM
A A A
Sindonews.com - Menteri Perdagangan RI, Muhammad Lutfi hari ini membuka secara resmi Association of Futures Markets (AFM) 17th Annual Conference 2014 di Nusa Dua, Bali yang diselenggarakan pada 23-25 Februari 2014.

Acara ini dihadiri sekitar 100 delegasi yang merupakan Chief Executive Officer (CEO) dan pelaku usaha bursa berjangka dari 30 negara anggota AFM.

"Kami sangat mengapresiasi penyelenggaraan konferensi internasional AFM tahunan ke-17 di Bali. Acara ini merupakan momen bagi Indonesia untuk mempromosikan dan mendorong peningkatan industri perdagangan berjangka komoditi serta peluang melakukan berbagai kerja sama ke negara-negara berkembang anggota AFM," ujar dia dalam rilisnya, Senin (24/2/2014).

Menurutnya, ekonomi Indonesia saat ini merupakan salah satu faktor kunci utama pertumbuhan pasar dunia. Pencapaian Indonesia dalam mengantisipasi dan melewati krisis keuangan global cukup luar biasa.

Berdasarkan data World Economic Outlook (2011), International Monetary Fund (IMF) memproyeksikan Indonesia akan mencapai pertumbuhan tercepat kedua di antara 18 ekonomi terbesar di dunia selama 2009-2015.

Dia menjelaskan bahwa kondisi perekonomian global 2014 diperkirakan membaik. Hal ini ditandai dengan meningkatnya pertumbuhan ekonomi negara yang terkena krisis serta meningkatnya volume perdagangan dunia.

Berdasarkan data IMF, 2013 world output tercatat 2,9 persen, dan pada 2014 diprediksi naik menjadi 3,6 persen, baik di negara maju maupun di negara emerging and developing economies.

Bank Dunia memperkirakan Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia tahun ini tumbuh 5,3 persen. Bahkan jika pertumbuhan PDB hanya tumbuh di bawah tingkat 5 persen seperti yang terjadi pada krisis ekonomi 2009, maka masa pemulihannya akan lebih cepat dibandingkan negara berkembang lainnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pengalaman Investasi...
Pengalaman Investasi Nasabah Jadi Strategi Utama Perusahaan Berjangka Komoditi Ini
Menambah Kepercayaan...
Menambah Kepercayaan Publik ke Industri Perdagangan Berjangka Komoditi
Didimax Rayakan Ulang...
Didimax Rayakan Ulang Tahun ke-27, Kepala Bappebti Berikan Apresiasi
Sabet Top Achievers...
Sabet Top Achievers dan Rating dari Bappebti, Broker Berjangka Ini Jaga Transparansi
Lembaga Kliring Dinilai...
Lembaga Kliring Dinilai Berperan Penting dalam Perlindungan Masyarakat
Waspada! 100 Domain...
Waspada! 100 Domain Situs Ilegal di Perdagangan Berjangka Komoditi Sudah Diblokir
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
6 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
6 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
6 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
8 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
8 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
8 jam yang lalu
Infografis
7 Kolonel TNI AL Pecah...
7 Kolonel TNI AL Pecah Bintang, Ada Dankopaska Koarmada RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved