IHSG berpotensi terdongkrak sentimen global

Selasa, 25 Februari 2014 - 08:14 WIB
IHSG berpotensi terdongkrak...
IHSG berpotensi terdongkrak sentimen global
A A A
Sindonews.com - Tren positif bursa global terutama penguatan pada bursa Amerika Serikat (AS) berpotensi mendongkrak laju bursa Asia, begitu juga Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang menguat pada perdagangan hari ini.

"IHSG sendiri kami perkirakan berpeluang mengalami technical rebound pada perdagangan hari ini menyikapi tren positif bursa global yang juga berpotensi diikuti bursa regional Asia hari ini. IHSG kami perkirakan akan bergerak pada kisaran level support 4.602-4.609 dan level resistance 4.644-4.651," ujar analis riset PT Danpac Sekuritas Teuku Hendry Andrean, Selasa (25/2/2014).

IHSG pada perdagangan awal pekan ini terlihat ditutup dalam kondisi negatif meski awalnya sempat dibuka dalam kondisi menguat. IHSG pada akhirnya ditutup dalam kondisi melemah mengikuti tren pelemahan bursa regional Asia lainnya yang mengikuti tren negatif bursa AS akhir pekan lalu dipicu oleh perlambatan penjualan rumah AS yang lebih lambat dari ekspektasi.

Meski IHSG ditutup melemah, namun investor asing terlihat masih konsisten membukukan net buying mencapai Rp543,30 miliar pada perdagangan kemarin.

Pelemahan IHSG dimotori oleh mayoritas pelemahan sektor industri dengan pelemahan 2,12 persen, aneka industri dan 1,05 persen infrastruktur sebagai motor utamanya. Tercatat hanya dua sektor industri yang terlihat menguat kemarin, yaitu perkebunan dan konsumer.

Menilik laju bursa global pada perdagangan semalam, terlihat berada dalam tren positif, baik bursa Eropa maupun bursa AS terlihat ditutup dalam kondisi sama-sama merata menguat.

Penguatan yang merata pada bursa Eropa semalam terlihat dipengaruhi oleh berita positif dari keputusan Moody’s yang meningkatkan peringkat utang negara tersebut sebesar satu tingkat dari Baa3 menjadi Baa2 dengan outlook positif.

Sementara keberhasilan bursa AS melakukan technical rebound semalam terlihat dipengaruhi oleh berita akuisisi dan merger beberapa emitennya yang dipandang positif oleh investor, seperti rencana akuisisi RF Micro Devices terhadap TriQuint Semiconductor serta rencana akuisisi Men’s Wearhouse terhadap Jos A Bank Clothiers.

Investor di AS kembali terlihat tidak mempedulikan indikator ekonomi AS yang sedang melemah, di mana pelemahan Indeks Markit Services PMI per Februari dari 56,7 di bulan Januari menjadi 52,7 di bulan Februari dianggap sebagai dampak cuaca buruk yang bersifat sementara. Indeks tersebut merupakan salah satu tolak ukur kondisi bisnis dalam bidang jasa.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Skenario IHSG untuk...
Skenario IHSG untuk Bertahan di Level 6.300
Rilis Neraca Dagang...
Rilis Neraca Dagang Pengaruhi Pergerakan IHSG Hari Ini
IHSG Akhir Pekan Dibuka...
IHSG Akhir Pekan Dibuka Merayap, Naik Tipis 5,30 Poin
Investor Asing Tak Lagi...
Investor Asing Tak Lagi Borong Saham, IHSG jadi Loyo
Seharian Bergeming di...
Seharian Bergeming di Zona Hijau, IHSG Ditutup Naik ke 6.289
Ada Peluang IHSG Terkoreksi...
Ada Peluang IHSG Terkoreksi Hari Ini, Bergerak Terbatas 6.123-6.288
Berita Terkini
Diplomasi Sawit Perlu...
Diplomasi Sawit Perlu Diperkuat untuk Jaga Daya Saing Ekspor
8 jam yang lalu
Perang AS-Iran Kian...
Perang AS-Iran Kian Sengit, ASEAN Wanti-wanti Krisis Pangan dan Energi
8 jam yang lalu
Garudafood Resmikan...
Garudafood Resmikan Rumah Maggot di Depok, Kelola 100 Ton Sampah Organik Jadi Nilai Ekonomi
9 jam yang lalu
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung MNC University dalam Seminar 'Crafting Your Career and Wealth in The Web3 Era'
9 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Regional JBB Manfaatkan Tenaga Surya Tingkatkan Ekonomi Masyarakat
9 jam yang lalu
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan...
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan Prabowo, Ini Alasannya
9 jam yang lalu
Infografis
Wilayah Pesisir yang...
Wilayah Pesisir yang Berpotensi Dilanda Banjir Rob hingga 21 Juni
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved