Rupiah berpotensi terapresiasi

Rabu, 26 Februari 2014 - 08:24 WIB
Rupiah berpotensi terapresiasi
Rupiah berpotensi terapresiasi
A A A
Sindonews.com - Rupiah sepertinya telah menemukan jalannya untuk terus menguat meninggalkan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang tengah terseok-seok langkahnya.

"Laju nilai tukar rupiah masih sumringah berbanding terbalik dengan laju IHSG yang melanjutkan koreksinya," kata Kepala Riset Trust Securities Reza Priyambada, Rabu (26/2/2014).

Tren penguatan rupiah ini, menurut Reza, terutama ditopang sentimen dari masih menguatnya poundsterling Inggris seiring rilis kenaikan nilai persetujuan mortgage dan euro.

"Ini seiring kian membaiknya data-data Jerman dan beberapa negara euro lainnya turut memberikan dampak positif bagi laju rupiah," ujar dia.

Di sisi lain, Reza menuturkan, masih adanya penilaian akan peningkatan bertahap fund inflow seiring upaya pemerintah menjaga kondisi makro ekonomi global juga turut membuat rupiah terapresiasi.

"Laju rupiah berhasil melampaui resisten Rp11.712. Rentang rupiah di kisaran Rp11.695-11.584 per USD mengacu kurs tengah BI," pungkas Reza.

Kemarin, posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada hari ini berada di level Rp11.620 per USD atau menguat 108 poin dibanding penutupan Senin (24/2/2014) di level Rp11.728 per USD.

Sementara nilai tukar rupiah terhadap USD berdasarkan data Bloomberg pada level Rp11.665 per USD. Posisi ini terdepresiasi 16 poin dibanding hari sebelumnya di level Rp11.648 per USD.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
Bahlil Ungkap Penyebab...
Bahlil Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik di Sejumlah Daerah, Janji Pulih Cepat
6 jam yang lalu
Indodax Diapresiasi...
Indodax Diapresiasi Atas Edukasi dan Pengembangan Pasar Aset Kripto
6 jam yang lalu
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Rp16.250, Bahlil: Sudah Diperhitungkan Secara Bijak
7 jam yang lalu
Lewat Program Pondasi,...
Lewat Program Pondasi, Brahma Binabakti Renovasi Rumah Tak Layak di Muaro Jambi
7 jam yang lalu
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250, Bos Pertamina: Telah Mempertimbangkan Daya Beli Masyarakat
7 jam yang lalu
Janji Manis Ledakan...
Janji Manis Ledakan Ekonomi Piala Dunia 2026, Awas! Tensi Geopolitik Bisa Bikin Zonk
8 jam yang lalu
Infografis
Marwah Piala Dunia 2026...
Marwah Piala Dunia 2026 Terancam, 5 Negara Berpotensi Absen
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved