Gairah berkoperasi di tanah air makin meningkat

Rabu, 26 Februari 2014 - 19:35 WIB
Gairah berkoperasi di...
Gairah berkoperasi di tanah air makin meningkat
A A A
Sindonews.com - Pertumbuhan koperasi di tanah air cukup menggembirakan yang menandakan masyarakat kian bergairah untuk menjadi anggota lembaga yang menjadi soko guru perekonomian Indonesia.

Ketua Umum Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) Nurdin Halid mencontohkan, saat ini pertumbuhan koperasi simpan pinjam cukup menggembirakan bahkan telah menjadi lembaga keuangan alternatif di luar lembaga keuangan perbankan.

"Ketika masyarakat kekurangan uang dan tidak bisa mengakses perbankan, koperasi menjadi solusinya, koperasi mampu mengatasi kebutuhan masyarakat sehari-hari," kata Nurdin di sela Rakernas Dekopin di Pecatu, Badung, Bali Rabu (26/2/2014).

Ketika masyarakat harus berhadapan dengan kebutuhan untuk sekolah anak-anak mereka atau membeli pakaian sedangkan mereka tidak punya akses bank, koperasi simpan pinjam menjadi alternatif. Demikian juga, untuk pengembangan usaha kecil menengah, masyarakat sangat terbantu dengan keberadaan koperasi simpan pinjam.

Kata Nurdin, masyarakat benar-benar meraskaan kemanfaatan koperasi yang luar biasa. "KIta sedang membuat gebrakan untuk penyesuaian anggaran dasar koperasi dengan undang-undang yang ada untuk menentukan tiga jenis koperasi," imbuh mantan Ketum PSSI itu.

Tiga jenis koperasi yang dimatangkan Dekopin pertama koperasi produsen, jasa dan simpan pinjam. Nantinya, satu koperasi hanya bisa atau khusus menjalankan kegiatannya pada satu jenis usaha. Sehingga koperasi simpan pinjam tidak boleh mengelola kegiatan koperasi jasa atau produsen atau sebaliknya.

Koperasi simpan pinjam akan fokus pada lembaga pinjaman apalagi saat ini telah ada lembaha penjaminan. "Masyarakat makin bergairah menjadi anggota koperasi simpan pinjam, karena ada penjaminan dananya di koperasi," tegasnya lagi.

Nurdin menambahkan, majunya dunia koperasi di tanah air itu juga menjadi salah satu alasan Indonesia terpilih sebagai tuan rumah untuk KOngres Internasional Cooperative Alliance Asia Pasific (ICA-AP) yang akan dihelat bulan September mendatang di Bali.

"Forum itu akan menjadi ajang kerja sama koperasi antar negara kawasan Asia Pasifik dengan basis kebutuhan masing-masing negara," tutupnya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Tranformasi Koperasi...
Tranformasi Koperasi untuk Generasi Muda
Anggota KSP Sejahtera...
Anggota KSP Sejahtera Bersama Minta Kemenkop Bantu Selesaikan Masalah
HUT ke-77 Harkopnas,...
HUT ke-77 Harkopnas, Momentum Persatuan Gerakan Koperasi
Masihkah Koperasi Dibutuhkan?
Masihkah Koperasi Dibutuhkan?
DDI Galbar Gagas Koperasi...
DDI Galbar Gagas Koperasi Berbasis Manajemen Madrasah
Transformasi Koperasi...
Transformasi Koperasi Digital 4.0 ala MMSI Fokus Sejahterakan Anggotanya
Berita Terkini
Inflasi Kembali Muncul,...
Inflasi Kembali Muncul, Penting bagi Trader Mengamati Rilis CPI Berikutnya
15 menit yang lalu
Uang Beredar Tumbuh...
Uang Beredar Tumbuh 8,7%, Per Juni 2026 Tembus Rp10.432,8 Triliun
17 menit yang lalu
Pajak Ekonomi Digital...
Pajak Ekonomi Digital per Juni 2026 Capai Rp54,71 Triliun, Kripto Sumbang Rp2,09 T
1 jam yang lalu
Mengapa Didimax Menjadi...
Mengapa Didimax Menjadi Pilihan Banyak Trader? Ternyata ini Alasannya
1 jam yang lalu
Kunjungi Rest Area Cipularang,...
Kunjungi Rest Area Cipularang, COO Danantara Puji Transformasi Layanan Tol Jasa Marga
2 jam yang lalu
Harga Emas Naik 5 Ribu...
Harga Emas Naik 5 Ribu Hari Ini, Termurah Dijual Rp1.370.000
2 jam yang lalu
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved