Harga minyak Asia turun jelang testimoni Yellen

Kamis, 27 Februari 2014 - 15:11 WIB
Harga minyak Asia turun...
Harga minyak Asia turun jelang testimoni Yellen
A A A
Sindonews.com - Para analis mengatakan, harga minyak di perdagangan Asia hari ini turun, karena investor menunggu kesaksian kongres yang dilakukan kepala bank sentral AS sebagai petunjuk baru tentang keadaan ekonomi terbesar dunia ini.

Kontrak utama New York, West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman April turun 32 sen menjadi USD102,27 dalam perdagangan sore. Sementara minyak mentah Brent North Sea untuk April sebesar 28 sen lebih rendah pada USD109,24.

Ketua The Fed, Janet Yellen akan muncul di depan Komite Perbankan Senat hari ini. Pasar ekuitas serta harga minyak didorong setelah kesaksian perdana Yellen untuk perwakilan House pada 11 Februari ketika dia mengatakan bahwa bank akan terus berlanjut, kebijakan yang ramah atas rendahnya suku bunga.

"Pasar mengharapkan dia untuk tetap percaya diri," kata Desmond Chua, analis pasar di CMC Markets di Singapura, kepada AFP, Kamis (27/2/2014).

Chua mengatakan, investor mengantisipasi Yellen akan mengulangi pernyataannya bahwa The Fed akan kembali melakukan stimulus besar-besaran, kecuali jika kondisi ekonomi memburuk secara signifikan.

Harga minyak juga mendapatkan dukungan dari laporan stok AS. Departemen Energi AS pada Rabu menunjukkan pasokan minyak mentah komersial hanya naik 100.000 barel pada pekan lalu, seperdelapan dari perkiraan analis.

Sementara, persediaan di Cushing, Oklahoma yang berfungsi sebagai referensi untuk WTI, turun 1,1 juta barel, menunjuk potensi peningkatan permintaan pada konsumen terbesar minyak mentah dunia.

Selain itu, harga juga didukung oleh kekhawatiran atas kerusuhan politik di produsen minyak Venezuela, serta di Libya dan Sudan Selatan.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Stok Seret Bikin Harga...
Stok Seret Bikin Harga Minyak Mentah Dunia Terkerek Naik
Amerika Buka Pembatasan,...
Amerika Buka Pembatasan, Harga Minyak Akan Terus Naik
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Dunia Melayang Dekati Posisi USD70 Per Barel
Harga Minyak Ambrol...
Harga Minyak Ambrol 9% dalam Sepekan, Minggu Depan Gimana?
OPEC Bakal Jaga Harga...
OPEC Bakal Jaga Harga Minyak Mentah Dunia di Posisi USD70 per Barel
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Turun Saat Badai Musim Dingin Bekukan Kilang AS
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
4 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
4 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
4 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
5 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
5 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
6 jam yang lalu
Infografis
23 Pemain Timnas Indonesia...
23 Pemain Timnas Indonesia U-17 Proyeksi Piala Asia U17 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved