Tingkatkan remitensi, Pos Indonesia gandeng Pos Malaysia
Minggu, 02 Maret 2014 - 18:54 WIB
Tingkatkan remitensi, Pos Indonesia gandeng Pos Malaysia
A
A
A
Sindonews.com - PT Pos Indonesia (Persero) tengah menjajaki untuk menjalin kerja sama dengan perusahaan pos Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dari Malaysia. Hal ini untuk meningkatkan jasa pelayanan remitensi dan pengiriman barang di kedua negara.
Direktur Utama PT Pos Indonesia, Budi Setiawan mengatakan untuk meningkatkan pendapatan melalui jasa layanan pengiriman uang, perseroan akan menjalin kerjasama dengan sejumlah perusahaan dan lembaga keuangan dari luar negeri.
Budi juga mengungkapkan, dalam waktu dekat perseroan siap mengunjungi perusahaan pos Badan Usaha Milik Negara dari Malaysia. Perseroan juga mengincar dua bank dari Arab Saudi dan juga menjajaki perusahaan pos BUMN dari Korea Selatan.
“Dengan perusahaan pos dari Malaysia kami akan mengandeng untuk layanan e-commarce, untuk pengiriman paket dan parsel. Potensi pasarnya cukup besar dari Jakarta, Bandung dan Bukittinggi. Selain itu di Malaysia ada sekitar 2 juta tenaga kerja Indonesia yang bisa mengirim uang ke Tanah Air,” kata Budi usai menghadiri peluncuran program ‘Luber Hadiah Waselpos Instan dan PosPay 2014’ di Jakarta, akhir pekan lalu.
Sementara itu, Direktur Teknologi dan Layanan Keuangan PT Pos Indonesia, Budhi Setyawan menambahkan perseroan akan memasuki pasar ke wilayah Amerika Serikat dan Eropa untuk layanan jasa pengiriman uang maupun barang.
Hal ini melalui penjajakan dengan asosiasi Euro Giro yang telah memiliki 120 anggota tersebar dikedua benua tersebut, termasuk di Korea Selatan dan Jepang.
“Kami juga telah masuk dalam asosiasi pos di seluruh dunia yaitu Universal Postel Union yang memiliki 55 anggota diseluruh dunia. Perseroan juga tengah menjajaki pasar di Arab Saudi dengan bekerjasama oleh dua bank yaitu Al Razi dan Al Bila,” tandasnya.
Direktur Utama PT Pos Indonesia, Budi Setiawan mengatakan untuk meningkatkan pendapatan melalui jasa layanan pengiriman uang, perseroan akan menjalin kerjasama dengan sejumlah perusahaan dan lembaga keuangan dari luar negeri.
Budi juga mengungkapkan, dalam waktu dekat perseroan siap mengunjungi perusahaan pos Badan Usaha Milik Negara dari Malaysia. Perseroan juga mengincar dua bank dari Arab Saudi dan juga menjajaki perusahaan pos BUMN dari Korea Selatan.
“Dengan perusahaan pos dari Malaysia kami akan mengandeng untuk layanan e-commarce, untuk pengiriman paket dan parsel. Potensi pasarnya cukup besar dari Jakarta, Bandung dan Bukittinggi. Selain itu di Malaysia ada sekitar 2 juta tenaga kerja Indonesia yang bisa mengirim uang ke Tanah Air,” kata Budi usai menghadiri peluncuran program ‘Luber Hadiah Waselpos Instan dan PosPay 2014’ di Jakarta, akhir pekan lalu.
Sementara itu, Direktur Teknologi dan Layanan Keuangan PT Pos Indonesia, Budhi Setyawan menambahkan perseroan akan memasuki pasar ke wilayah Amerika Serikat dan Eropa untuk layanan jasa pengiriman uang maupun barang.
Hal ini melalui penjajakan dengan asosiasi Euro Giro yang telah memiliki 120 anggota tersebar dikedua benua tersebut, termasuk di Korea Selatan dan Jepang.
“Kami juga telah masuk dalam asosiasi pos di seluruh dunia yaitu Universal Postel Union yang memiliki 55 anggota diseluruh dunia. Perseroan juga tengah menjajaki pasar di Arab Saudi dengan bekerjasama oleh dua bank yaitu Al Razi dan Al Bila,” tandasnya.
(gpr)
Lihat Juga :