Menu saham pilihan Trust Securities

Senin, 03 Maret 2014 - 08:25 WIB
Menu saham pilihan Trust...
Menu saham pilihan Trust Securities
A A A
Sindonews.com - Awan positif menyelimuti laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan perdananya di bulan Maret 2014 ini. Namun demikian, pelemahan juga masih berpeluang terjadi, sehingga perlu mencermati saham-saham pilihan yang berfundamental cukup baik.

Berikut menu saham pilihan Kepala Riset Trust Securities Reza Priyambada, Senin (3/3/2014):

PT Astra International Tbk (ASII) dalam kisaran Rp6.725-7.025. White marubozu. MFI & RSI naik. Meski terdapat sentimen negatif dari turun tipisnya pangsa pasar mobil dapat diimbangi dengan masih baiknya kinerja dan rencana pembagian dividen setara Rp152 per saham, rekomendasi buy selama di atas Rp6.900.

PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) dalam kisaran Rp24.850-25.775. Hanging man sentuh Upper Bollinger band(UBB). RSI masih di area hijau, meski downline tergerus 25,3 persen akibat kerugian kurs, namun dapat diimbangi prospek positif harga komoditas CPO.Limited high di daerah overbought. Rekomendasi sell jika Rp25.425 gagal bertahan.

PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) dalam kisaran Rp27.950-28.625. White marubozu masih di sekitar MBB. UNVR berencana membangun pabrik di daerah Kawasan Ekonomi Khusus Sei Mangkai senilai Rp1,4 triliun. Rekomendasi buy selama di atas Rp28.525.

PT Media Nusntara Citra Tbk (MNCN) dalam kisaran Rp2.460-2.565. Morning star. William’s %R mulai upreversal. Sentimen positif datang dari aksi buyback saham bertahap dari harga Rp2.427-2.446. Rekomendasi buy selama di atas Rp2.525.

PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) dalam kisaran Rp10.975-11.350. Three white sordiers dekati UBB. RSI upreversal. Pasca menuntaskan akuisisi produsen air minum Tirta Bahagia, kini ICBP mencoba masuk pada minuman nonalkohol dengan target penjualan Rp5 triliun. Rekomendasi buy selama di atas Rp11.125.

PT Lippo Cikarang Tbk (LPCK) dalam kisaran Rp7.300-7.700. Meski industri properti sempat terhambat pertumbuhannya, namun LPCK dapat bertahan dimana baru-baru ini meluncurkan apartemen berlokasi di kawasan Trivium Lakeside Park Lippo Cikarang. Downreversal potential. Shooting star di bawah UBB. Rekomendasi sell jika Rp7.325 gagal bertahan.

PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) dalam kisaran Rp1.390-1.480. Stochastic and Rate of change (ROC) mencoba upreversal. Meski sempat dikhawatirkan pelemahan rupiah dapat berpengaruh negatif, namun pencapaian kinerja kami nilai baik, di mana pendapatan tumbuh 17,4 persen di atas estimasi kami, begitupun dengan laba berish yang naik 10,8 persen. Rekomendasi buy selama di atas Rp1.440.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
266 Saham Terkulai,...
266 Saham Terkulai, IHSG Ditutup Anjlok 32,47 poin ke 6.277
IHSG Sulit Tembus Level...
IHSG Sulit Tembus Level 6.400, Ini Penyebabnya
233 Saham Melemah, IHSG...
233 Saham Melemah, IHSG Ditutup Turun ke Level 6.324
Terkoreksi Lagi, IHSG...
Terkoreksi Lagi, IHSG Ditutup Turun 14,56 Poin ke Level 6.309
Ada Potensi Koreksi,...
Ada Potensi Koreksi, IHSG Diprediksi Kembali Melemah Hari Ini
IHSG Diprediksi Bertaji,...
IHSG Diprediksi Bertaji, Pantau 6 Saham Ini
Berita Terkini
TBS Foundation Dukung...
TBS Foundation Dukung Penanganan Kesehatan Warga Terdampak Kebakaran TPA Jatiwaringin
2 jam yang lalu
Ruang Kenaikan IHSG...
Ruang Kenaikan IHSG Diprediksi Terbatas Pekan Depan ke Level 5.900, Ini Sebabnya
3 jam yang lalu
Kemenkeu Bidik Raup...
Kemenkeu Bidik Raup Rp32 Triliun lewat Lelang Surat Utang Negara
4 jam yang lalu
Lanjutkan Tren Swasembada...
Lanjutkan Tren Swasembada Pangan RI, Mentan: Sudah 8 Komoditas, Tinggal Tiga Belum
4 jam yang lalu
Sektor Industri Bermasalah,...
Sektor Industri Bermasalah, RI Rawan Disalip Vietnam Jadi Negara Berpenghasilan Tinggi
6 jam yang lalu
Pakar Ungkap Kalkulasi...
Pakar Ungkap Kalkulasi Soal Alasan Harga Pertamax Belum Turun
8 jam yang lalu
Infografis
China Luncurkan AI Baru...
China Luncurkan AI Baru Manus, Pintar Analisis Pasar Saham
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved