IHSG berakhir tergelincir 36 poin
Senin, 03 Maret 2014 - 16:06 WIB
IHSG berakhir tergelincir 36 poin
A
A
A
Sindonews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada hari pertama perdagangan bulan ketiga tahun ini ditutup di zona merah. IHSG tergelincir 36,01 poin atau 0,78 persen ke level 4.584,21.
Pelemahan IHSG terjadi sejak pagi tadi, di mana IHSG langsung terkoreksi 42,16 poin atau 0,91 persen ke level 4.578,06 dan pada akhir sesi I, IHSG melorot 46,73 poin atau 1,01 persen ke level 4.573,48 karena ditekan aksi jual.
Posisi sore ini balik arah negatif dibanding akhir pekan lalu, di mana IHSG menguat 51,28 poin atau 1,12 persen ke level 4.620,22. Pelemahan sore ini dipicu defisitnya neraca perdagangan Indonesia Januari tahun ini sebesar USD430,6 juta dan masih tercatatnya inflasi bulan lalu sebesar 0,26 persen.
Sementara bursa Asia sore ini ditutup mayoritas melemah. Indeks Hang Seng anjlok 336,29 poin atau 1,49 persen ke 22.500,67; Straits Times turun 28,74 poin atau 0,93 persen ke 3.082,04; Shanghai naik 18,93 poin atau 0,91 persen ke 2.075,23 dan Nikkei terperosok 188,84 poin atau 1,29 persen ke 14.652,22.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp6,94 triliun dengan 3,53 miliar saham diperdagangkan dan transaksi jual asing mencapai Rp310,79 miliar. Tercatat 95 saham naik, 208 saham melemah dan 88 saham stagnan.
Sektor saham sore hari ini hampir semuanya masih melemah. Sektor dengan pelemahan tertinggi adalah aneka industri yang turun 1,98 persen. Sedangkan yang menguat hanya perkebunan, yang naik 0,12 persen.
Saham-saham yang bergerak menguat, diantaranya PT AKR Corporindo naik Rp40 ke level Rp4.600, PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) naik Rp40 ke level Rp4.940 dan PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) naik Rp20 ke level Rp1.100.
Sedangkan saham-saham yang bergerak melemah, yakni PT Gudang Garam Tbk (GGRM) turun Rp350 ke level Rp47.350, PT Astra International Tbk (ASII) turun Rp150 ke Rp6.800 dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) turun Rp100 ke level Rp4.450.
Pelemahan IHSG terjadi sejak pagi tadi, di mana IHSG langsung terkoreksi 42,16 poin atau 0,91 persen ke level 4.578,06 dan pada akhir sesi I, IHSG melorot 46,73 poin atau 1,01 persen ke level 4.573,48 karena ditekan aksi jual.
Posisi sore ini balik arah negatif dibanding akhir pekan lalu, di mana IHSG menguat 51,28 poin atau 1,12 persen ke level 4.620,22. Pelemahan sore ini dipicu defisitnya neraca perdagangan Indonesia Januari tahun ini sebesar USD430,6 juta dan masih tercatatnya inflasi bulan lalu sebesar 0,26 persen.
Sementara bursa Asia sore ini ditutup mayoritas melemah. Indeks Hang Seng anjlok 336,29 poin atau 1,49 persen ke 22.500,67; Straits Times turun 28,74 poin atau 0,93 persen ke 3.082,04; Shanghai naik 18,93 poin atau 0,91 persen ke 2.075,23 dan Nikkei terperosok 188,84 poin atau 1,29 persen ke 14.652,22.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp6,94 triliun dengan 3,53 miliar saham diperdagangkan dan transaksi jual asing mencapai Rp310,79 miliar. Tercatat 95 saham naik, 208 saham melemah dan 88 saham stagnan.
Sektor saham sore hari ini hampir semuanya masih melemah. Sektor dengan pelemahan tertinggi adalah aneka industri yang turun 1,98 persen. Sedangkan yang menguat hanya perkebunan, yang naik 0,12 persen.
Saham-saham yang bergerak menguat, diantaranya PT AKR Corporindo naik Rp40 ke level Rp4.600, PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) naik Rp40 ke level Rp4.940 dan PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) naik Rp20 ke level Rp1.100.
Sedangkan saham-saham yang bergerak melemah, yakni PT Gudang Garam Tbk (GGRM) turun Rp350 ke level Rp47.350, PT Astra International Tbk (ASII) turun Rp150 ke Rp6.800 dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) turun Rp100 ke level Rp4.450.
(rna)
Lihat Juga :