Rupiah ditutup terapresiasi ke Rp11.592/USD
Senin, 03 Maret 2014 - 16:39 WIB
Rupiah ditutup terapresiasi ke Rp11.592/USD
A
A
A
Sindonews.com - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada hari ini berakhir terapresiasi di tengah melemahnya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada akhir perdagangan.
Nilai tukar rupiah terhadap USD berdasarkan data Bloomberg berakhir pada level Rp11.592 per USD. Posisi ini terapresiasi 18 poin dibanding penutupan akhir pekan lalu di level Rp11.610 per USD.
Masih berdasarkan data Bloomberg, rupiah pagi tadi dibuka pada level Rp11.620 per USD. Adapun, posisi rupiah terkuat di level Rp11.556 per USD dan terlemah di level Rp11.628 per USD.
Data yahoofinance mencatat mata uang domestik hari ini berada di level Rp11.593 per USD. Posisi ini terapresiasi 17 poin dibanding perdagangan akhir pekan lalu di level Rp11.610 per USD.
Data Sindonews bersumber dari Limas menunjukkan rupiah pada perdagangan sore awal pekan ini pada level Rp11.596 per USD. Posisi ini menguat 68 poin dibanding penutupan hari sebelumnya di level Rp11.664 per USD.
Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada hari ini berada di level Rp11.596 per USD atau menguat 38 poin dibanding penutupan Jumat (28/2/2014) di level Rp11.634 per USD.
Head of Research & Analysis BNI Nurul Eti Nurbaeti mengatakan, laju rupiah sore ini dipengaruhi data makro, seperti turunnya inflasi Februari menjadi 0,26 persen dibanding bulan sebelumnya 1,07 persen, meski neraca perdagangan Januari mencatat defisit USD430,6 juta.
"Ditambah lagi tekanan dolar secara global yang berkurang untuk sementara waktu," kata dia.
Sementara IHSG sore ini susut 36,01 poin atau 0,78 persen ke level 4.584,21. Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp6,94 triliun dengan 3,53 miliar saham diperdagangkan dan transaksi jual asing mencapai Rp310,79 miliar. Tercatat 95 saham naik, 208 saham melemah dan 88 saham stagnan.
Nilai tukar rupiah terhadap USD berdasarkan data Bloomberg berakhir pada level Rp11.592 per USD. Posisi ini terapresiasi 18 poin dibanding penutupan akhir pekan lalu di level Rp11.610 per USD.
Masih berdasarkan data Bloomberg, rupiah pagi tadi dibuka pada level Rp11.620 per USD. Adapun, posisi rupiah terkuat di level Rp11.556 per USD dan terlemah di level Rp11.628 per USD.
Data yahoofinance mencatat mata uang domestik hari ini berada di level Rp11.593 per USD. Posisi ini terapresiasi 17 poin dibanding perdagangan akhir pekan lalu di level Rp11.610 per USD.
Data Sindonews bersumber dari Limas menunjukkan rupiah pada perdagangan sore awal pekan ini pada level Rp11.596 per USD. Posisi ini menguat 68 poin dibanding penutupan hari sebelumnya di level Rp11.664 per USD.
Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada hari ini berada di level Rp11.596 per USD atau menguat 38 poin dibanding penutupan Jumat (28/2/2014) di level Rp11.634 per USD.
Head of Research & Analysis BNI Nurul Eti Nurbaeti mengatakan, laju rupiah sore ini dipengaruhi data makro, seperti turunnya inflasi Februari menjadi 0,26 persen dibanding bulan sebelumnya 1,07 persen, meski neraca perdagangan Januari mencatat defisit USD430,6 juta.
"Ditambah lagi tekanan dolar secara global yang berkurang untuk sementara waktu," kata dia.
Sementara IHSG sore ini susut 36,01 poin atau 0,78 persen ke level 4.584,21. Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp6,94 triliun dengan 3,53 miliar saham diperdagangkan dan transaksi jual asing mencapai Rp310,79 miliar. Tercatat 95 saham naik, 208 saham melemah dan 88 saham stagnan.
(rna)