KAI Daop IV genjot pendapatan dari kereta barang
Senin, 03 Maret 2014 - 21:08 WIB
KAI Daop IV genjot pendapatan dari kereta barang
A
A
A
Sindonews.com - PT KAI Daop IV Semarang terus berupaya mendongkrak pendapatan dari sektor angkutan barang, seiring mulai dioperasionalkannya rel ganda di lintas pantura Jawa.
Vice President PT KAI Daop IV Semarang, Wawan Ariyanto mengatakan, pendapatan dari sektor kereta barang di wilayah Daop IV Semarang masih belum sebesar pendapatan dari sektor kereta penumpang.
Dia menjelaskan, Dijelaskannya, untuk tahun ini kereta barang ditargetkan mampu memberikan kontribusi sebesar Rp68 miliar. "Secara keseluruhan kami menargetkan pendapatan tahun ini mencapai Rp348 miliar. Jumlah tersebut meningkat sekitar 2,5 persen dibandingkan realisasi pendapatan 2013 yang mencapai Rp340 miliar," kataya, Senin (3/3/2014).
Dari target pendapatan tersebut, kata dia, sebesar Rp280 miliar diharapkan pemasukan dari angkutan penumpang. Sedangkan sisanya Rp68 miliar kontribusi dari sektor angkutan barang.
Wawan mengaku optimis pendapatan dari sektor angkutan barang, bisa menyamai bahkan melebihi pendapatan sektor kereta penumpang apabila jalur kereta menuju pelabuhan Tanjung Emas Semarang telah dibuka.
Sementara, terkait pembukaan jalur ke pelabuhan, Wawan menyatakan saat ini PT KAI Daop IV tengah dalam proses kerja sama dengan Dirjen Perhubungan dan Pelindo. Pihaknya berharap angkutan barang melalui kereta api akan semakin bergairah, dan tentu mengurangi tingkat kepadatan angkutan di jalan raya.
"Untuk membuka jalur menuju ke Pelabuhan Tanjung Emas Semarang dibutuhkan pembenahan infrastruktur atau lintasan. Nilai investasi yang dibutuhkan untuk membuka jalur tersebut masih dalam penghitungan," jelas dia.
Manager Komersial PT KAI Daop IV Semarang, Bambang menargetkan 3.211.557 orang. Jumlah ini sedikit menurun dari 2013 dengan realisasi 3.286.430 penumpang.
"Penurunan lantaran adanya beberapa faktor, seperti operasional kereta Harina yang tak lagi dipegang oleh Daop IV Semarang. Namun, di lain sisi pada 2014 PT KAI Daop IV akan terus mengoptimalkan potensi rute kereta lokal," pungkansya.
Vice President PT KAI Daop IV Semarang, Wawan Ariyanto mengatakan, pendapatan dari sektor kereta barang di wilayah Daop IV Semarang masih belum sebesar pendapatan dari sektor kereta penumpang.
Dia menjelaskan, Dijelaskannya, untuk tahun ini kereta barang ditargetkan mampu memberikan kontribusi sebesar Rp68 miliar. "Secara keseluruhan kami menargetkan pendapatan tahun ini mencapai Rp348 miliar. Jumlah tersebut meningkat sekitar 2,5 persen dibandingkan realisasi pendapatan 2013 yang mencapai Rp340 miliar," kataya, Senin (3/3/2014).
Dari target pendapatan tersebut, kata dia, sebesar Rp280 miliar diharapkan pemasukan dari angkutan penumpang. Sedangkan sisanya Rp68 miliar kontribusi dari sektor angkutan barang.
Wawan mengaku optimis pendapatan dari sektor angkutan barang, bisa menyamai bahkan melebihi pendapatan sektor kereta penumpang apabila jalur kereta menuju pelabuhan Tanjung Emas Semarang telah dibuka.
Sementara, terkait pembukaan jalur ke pelabuhan, Wawan menyatakan saat ini PT KAI Daop IV tengah dalam proses kerja sama dengan Dirjen Perhubungan dan Pelindo. Pihaknya berharap angkutan barang melalui kereta api akan semakin bergairah, dan tentu mengurangi tingkat kepadatan angkutan di jalan raya.
"Untuk membuka jalur menuju ke Pelabuhan Tanjung Emas Semarang dibutuhkan pembenahan infrastruktur atau lintasan. Nilai investasi yang dibutuhkan untuk membuka jalur tersebut masih dalam penghitungan," jelas dia.
Manager Komersial PT KAI Daop IV Semarang, Bambang menargetkan 3.211.557 orang. Jumlah ini sedikit menurun dari 2013 dengan realisasi 3.286.430 penumpang.
"Penurunan lantaran adanya beberapa faktor, seperti operasional kereta Harina yang tak lagi dipegang oleh Daop IV Semarang. Namun, di lain sisi pada 2014 PT KAI Daop IV akan terus mengoptimalkan potensi rute kereta lokal," pungkansya.
(izz)
Lihat Juga :