Terseret Wall Street, IHSG dibuka kembali terkoreksi
Selasa, 04 Maret 2014 - 09:07 WIB
Terseret Wall Street, IHSG dibuka kembali terkoreksi
A
A
A
Sindonews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada hari ini dibuka di zona merah. IHSG turun 3,02 poin atau 0,07 persen ke level 4.581,19 dipicu anjloknya Wall Street pada perdagangan semalam akibat meningkatnya ketegangan politik antara Ukraina dan Rusia.
Kemarin, IHSG tergelincir 36,01 poin atau 0,78 persen ke level 4.584,21. Pelemahan sore kemarin dipicu defisitnya neraca perdagangan Indonesia Januari tahun ini sebesar USD430,6 juta dan masih tercatatnya inflasi bulan lalu sebesar 0,26 persen.
Sementara pelemahan ini seiring dengan variatifnya bursa Asia. Indeks Hang Seng naik 88,83 poin atau 0,39 persen ke 22.589,50; Straits Times naik 8,87 poin atau 0,29 persen ke 3.096,34; Shanghai turun 11,82 poin atau 0,57 persen ke 2.063,42 dan Nikkei menguat 29,32 poin atau 0,20 persen ke 14.681,55.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp50,77 miliar dengan 35,53 juta saham diperdagangkan dan transaksi jual asing mencapai Rp285,31 juta. Tercatat 34 saham naik, 34 saham melemah dan 63 saham stagnan.
Sektor saham pagi hari ini mayoritas melemah. Sektor dengan pelemahan tertinggi adalah industri dasar yang turun 0,35 persen. Sedangkan yang menguat paling tinggiadalah properti naik 0,25 persen.
Saham-saham yang bergerak menguat, diantaranya PT AKR Corporindo naik Rp20 ke level Rp4.620, PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) naik Rp75 ke level Rp13.175 dan PT Bank Danamon Tbk (BDMN) naik Rp20 ke level Rp4.120.
Sedangkan saham-saham yang bergerak melemah, yakni PT Gudang Garam Tbk (GGRM) turun Rp200 ke level Rp47.150, PT Jasa Marga Tbk (JSMR) turun Rp25 ke Rp5.350 dan PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) turun Rp125 ke level Rp28.150.
Kemarin, IHSG tergelincir 36,01 poin atau 0,78 persen ke level 4.584,21. Pelemahan sore kemarin dipicu defisitnya neraca perdagangan Indonesia Januari tahun ini sebesar USD430,6 juta dan masih tercatatnya inflasi bulan lalu sebesar 0,26 persen.
Sementara pelemahan ini seiring dengan variatifnya bursa Asia. Indeks Hang Seng naik 88,83 poin atau 0,39 persen ke 22.589,50; Straits Times naik 8,87 poin atau 0,29 persen ke 3.096,34; Shanghai turun 11,82 poin atau 0,57 persen ke 2.063,42 dan Nikkei menguat 29,32 poin atau 0,20 persen ke 14.681,55.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp50,77 miliar dengan 35,53 juta saham diperdagangkan dan transaksi jual asing mencapai Rp285,31 juta. Tercatat 34 saham naik, 34 saham melemah dan 63 saham stagnan.
Sektor saham pagi hari ini mayoritas melemah. Sektor dengan pelemahan tertinggi adalah industri dasar yang turun 0,35 persen. Sedangkan yang menguat paling tinggiadalah properti naik 0,25 persen.
Saham-saham yang bergerak menguat, diantaranya PT AKR Corporindo naik Rp20 ke level Rp4.620, PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) naik Rp75 ke level Rp13.175 dan PT Bank Danamon Tbk (BDMN) naik Rp20 ke level Rp4.120.
Sedangkan saham-saham yang bergerak melemah, yakni PT Gudang Garam Tbk (GGRM) turun Rp200 ke level Rp47.150, PT Jasa Marga Tbk (JSMR) turun Rp25 ke Rp5.350 dan PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) turun Rp125 ke level Rp28.150.
(rna)
Lihat Juga :