Rapat Panja outsourcing diwarnai adu mulut

Selasa, 04 Maret 2014 - 12:09 WIB
Rapat Panja outsourcing...
Rapat Panja outsourcing diwarnai adu mulut
A A A
Sindonews.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUNM) Dahlan Iskan membuat seisi ruang Komisi IX DPR RI berang dengan pernyataannya kontroversialnya terkait penyelesaian perkara tenaga kerja alih daya (outsourcing) di tubuh BUMN.

"Bagian mana dari rekomendasi itu (rekomendasi penghapusan outsourcing) yang belum saya kerjakan?" kata Dahlan di hadapan seluruh anggota Komisi IX DPR RI dan perwakilan buruh yang hadir dalam Rapat Panitia Kerja (Panja) Outsourcing di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (4/3/2014).

Pernyataan tersebut langsung membuat berang seisi ruangan, bahkan sempat terlibat adu mulut antara sejumlah anggota Komisi IX dan Dahlan Iskan sebelum akhirnya dihentikan oleh pimpinan sidang.

"Jangan mentang-mentang Mentri anda bisa senaknya. Kalau mau bicara harus sopan, di sini ada pimpinan sidang. Teman-teman yang lain juga tolong jangan gaduh," kata Pimpinan Sidang Panja Outsoucing yang juga Ketua Komisi IX Fraksi PDIP Ribka Tjiptaning dalam agenda rapat tersebut.

Berkenaan dengan pernyataan Dahlan yang dianggap kontroversial tersebut, anggota komisi IX Fraksi PKS Indra mengatakan, pernyataan Dahlan tersebut justru sangat menggelitik. Pasalnya, kata dia, masih banyak pekerjaan rumah yang nyata-nyata belum dikerjakan Menteri BUMN untuk menyelesaikan permasalahan outsourcing BUMN.

"Saya melihat nyaris semua poin. Kalau kita lihat rekomendasi hapus outsourcing di BUMN itu sama sekali belum terlaksana. Saya melihat perusahaan yang saya datangi dan laporan serikat pekerja yang nyata-nyata praktek outsourcing masih terjadi di perusahaan," tegas dia.

Dikatakan Indra, permaslahan tersebut malah telah berkembang hingga menyebabkan permasalahan sosial, seperti perceraian dan putus sekolah.

"Realitasnya, hampir semua BUMN menjalankan praktek outsourcing, apapun bentuknya dengan kamuflase anak usaha, cucu perusahaan. Ini telah menyebabkan permaslahan di level buruh itu sendiri. Bahkan Ada yang cerai gara-gara di-PHK krena urusan outsourcing ini tidak beres. Ada yang putus sekolah dan lain-lain karena mereka karyawan outsourcing. Itu ada ratusan ribu dari Sabang sampai Merauke," tutur dia.

Masih dalam kesempatan yang sama, anggota Komisi IX DPR RI Fraksi PDIP Rieke Diah Pitaloka mengatakan, jumlah tenaga kerja BUMN yang menjadi korban praktek outsourcing mencapai angka sangat mengawatirkan.

"Bahkan ada salah satunya, seperti PT Pos, itu ada 8.000 tenaga kerja yang masuk kegiatan produksi atau core business yang masih outsourcing," pungkasnya.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Berkarya Sambil Bekerja,...
Berkarya Sambil Bekerja, Satpam PKSS Raih Rekor MURI
Outsourcing Kini Dibatasi,...
Outsourcing Kini Dibatasi, Ini Daftar Profesi yang Diizinkan
GDPS Tekankan Outsourcing...
GDPS Tekankan Outsourcing Wadah untuk Berkembang
Pendorong Industri BPO...
Pendorong Industri BPO di 2022, Ada E-commerce hingga Keuangan Digital
Datangi DLH, Puluhan...
Datangi DLH, Puluhan Outsourcing Ungkap Permainan Pemkot Blitar
12 Ribu Honorer Pemprov...
12 Ribu Honorer Pemprov Sulsel Jalani Tes, Siap-siap Dialihkan Jadi Outsourcing
Berita Terkini
TBS Foundation Dukung...
TBS Foundation Dukung Penanganan Kesehatan Warga Terdampak Kebakaran TPA Jatiwaringin
16 menit yang lalu
Ruang Kenaikan IHSG...
Ruang Kenaikan IHSG Diprediksi Terbatas Pekan Depan ke Level 5.900, Ini Sebabnya
1 jam yang lalu
Kemenkeu Bidik Raup...
Kemenkeu Bidik Raup Rp32 Triliun lewat Lelang Surat Utang Negara
2 jam yang lalu
Lanjutkan Tren Swasembada...
Lanjutkan Tren Swasembada Pangan RI, Mentan: Sudah 8 Komoditas, Tinggal Tiga Belum
2 jam yang lalu
Sektor Industri Bermasalah,...
Sektor Industri Bermasalah, RI Rawan Disalip Vietnam Jadi Negara Berpenghasilan Tinggi
4 jam yang lalu
Pakar Ungkap Kalkulasi...
Pakar Ungkap Kalkulasi Soal Alasan Harga Pertamax Belum Turun
6 jam yang lalu
Infografis
Adu Pendidikan Gatot...
Adu Pendidikan Gatot Nurmantyo vs Mahfud MD, Calon Menko Polkam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved