Produksi ikan budidaya 2013 lampaui target
Rabu, 05 Maret 2014 - 10:44 WIB
Produksi ikan budidaya 2013 lampaui target
A
A
A
Sindonews.com - Direktur Jenderal Perikanan Budidaya Kementerian Kelautan dan Perikanan, Slamet Soebjakto, memastikan jika produksi perikanan budidaya di 2013 telah melampaui target.
“Dari data yang ada produksi perikanan budidaya 2013 mencapai 13,7 juta ton atau 117,8 persen dari target, yakni 11,63 juta ton,” jelasnya kepada wartawan saat ditemui di sela-sela acara Koordinasi Teknis Perikanan Budidaya, Rabu (5/3/2014).
Menurutnya, salah satu faktor yang mendukung tercapainya target tersebut adalah pelaksanaan program industrialisasi perikanan budidaya.
Slamet mengklaim, industri perikanan budidaya telah mampu meningkatkan produktivitas, nilai tambah, dan daya saing produk sekaligus membangun suatu sistem produksi yang modern dan terintegrasi dari hulu sampai hilir.
“Sehingga para pembudidaya bersemangat untuk meningkatkan produksinya karena pasar mampu menyerap hasil produksi para pembudidaya”, katanya.
Lebih lanjut Slamet mengatakan, dari total produksi 2013, budidaya laut menyumbang 7,75 juta ton atau meningkat 34,32 persen dibandingkan produksi 2012.
Sedangkan untuk budidaya air tawar sebesar 3,63 juta ton, meningkat 69.63 persen. Dan budidaya air payau sebesar 2,32 juta ton atau meningkat 31,82 persen dibandingkan dengan produksi 2012.
“Capaian produksi udang, bandeng lele dan rumput laut telah melebihi target yang telah ditetapkan. Tetapi kita harus bekerja lebih keras lagi untuk mencapai target komoditas lain seperti patin dan kerapu,” tuturnya.
Di 2014 ini, menargetkan produksi sebesar 16,89 juta ton. “Tentu itu memerlukan kerja keras, sinergi dan koordinasi semua stakeholder perikanan budidaya untuk mencapainya,” tukasnya.
“Dari data yang ada produksi perikanan budidaya 2013 mencapai 13,7 juta ton atau 117,8 persen dari target, yakni 11,63 juta ton,” jelasnya kepada wartawan saat ditemui di sela-sela acara Koordinasi Teknis Perikanan Budidaya, Rabu (5/3/2014).
Menurutnya, salah satu faktor yang mendukung tercapainya target tersebut adalah pelaksanaan program industrialisasi perikanan budidaya.
Slamet mengklaim, industri perikanan budidaya telah mampu meningkatkan produktivitas, nilai tambah, dan daya saing produk sekaligus membangun suatu sistem produksi yang modern dan terintegrasi dari hulu sampai hilir.
“Sehingga para pembudidaya bersemangat untuk meningkatkan produksinya karena pasar mampu menyerap hasil produksi para pembudidaya”, katanya.
Lebih lanjut Slamet mengatakan, dari total produksi 2013, budidaya laut menyumbang 7,75 juta ton atau meningkat 34,32 persen dibandingkan produksi 2012.
Sedangkan untuk budidaya air tawar sebesar 3,63 juta ton, meningkat 69.63 persen. Dan budidaya air payau sebesar 2,32 juta ton atau meningkat 31,82 persen dibandingkan dengan produksi 2012.
“Capaian produksi udang, bandeng lele dan rumput laut telah melebihi target yang telah ditetapkan. Tetapi kita harus bekerja lebih keras lagi untuk mencapai target komoditas lain seperti patin dan kerapu,” tuturnya.
Di 2014 ini, menargetkan produksi sebesar 16,89 juta ton. “Tentu itu memerlukan kerja keras, sinergi dan koordinasi semua stakeholder perikanan budidaya untuk mencapainya,” tukasnya.
(gpr)
Lihat Juga :