Ini cara KKP hadapi pasar bebas 2015

Rabu, 05 Maret 2014 - 12:15 WIB
Ini cara KKP hadapi...
Ini cara KKP hadapi pasar bebas 2015
A A A
Sindonews.com - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) memastikan kesiapannya untuk menghadapi pasar bebas ASEAN pada 2015.

Dirjen Perikanan Budidaya KKP, Slamet Soebjakto mengungkapkan, salah satu cara untuk menghadapi hal tersebut dengan meningkatkan kualitas produk.

"Untuk mewujudkan hal itu perlu dilakukan sertifikasi produk, yaitu melalui sertifikasi Cara Budidaya Ikan yang Baik (CBIB). Saat ini sertifikasi CBIB telah diakui oleh lembaga pangan dunia seperti Food Agricultural Organization (FAO) dan lembaga sertifikasi Uni Eropa," jelasnya kepada wartawan, Rabu (5/3/2014).

Selain CBIB, lanjut dia, perlu juga dilakukan peningkatan kualitas benih dan induk melalui Gerakan Penggunaan Induk Unggul (GAUL) agar produk yang dihasilkan berkualitas unggul.

Untuk mendukung hal itu, diperlukan suatu program Industrialisasi Perbenihan Perikanan Budidaya sebagai bagian dari industrialisasi perikanan budidaya.

"Perlu dilakukan pemetaan sentra produsen benih untuk komoditas-komoditas unggulan seperti udang vaname, patin, nila atau bahkan lele, untuk mengatasi permasalahan distribusi benih dari sentra produsen benih ke sentra produksi perikanan budidaya," terangnya.

Selain iitu, peningkatan kemampuan Unit Pembenihan Rakyat (UPR) maupun Hatchery Skala Rumah Tangga (HSRT) perlu dilakukan, agar produsen mampu meningkatkan kuantitas dan kualitas produksi benih.

Slamet mengatakan, untuk mendukung peningkatan produksi dan kualitas, diperlukan peningkatan infrastruktur melalui Pengelolaan Irigasi Tambak Partisipatif (PITAP) agar permasalahan irigasi tambak dapat diatasi.

"Yang juga harus dilakukan untuk meningkatkan kualitas produk perikanan budidaya adalah peningkatan kesehatan ikan melalui pencegahan serangan penyakit yang dilakukan melalui vaksinasi. Jawaban untuk permasalahan ini adalah Gerakan Vaksinasi Ikan (Gervikan), yang menjadikan ikan tetap sehat dan berkualitas sesuai kebutuhan pasar," pungkas dia.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kementerian Kelautan...
Kementerian Kelautan dan Perikanan Berhentikan Dirjen Perikanan Tangkap
Menteri Kelautan dan...
Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo Ditangkap KPK
RI Rangking 4 Eksportir...
RI Rangking 4 Eksportir Perikanan ke China, Atdag: Aturan Rumit
Meski Ada Pandemi, Nilai...
Meski Ada Pandemi, Nilai Ekspor Perikanan Meningkat Jadi USD1,24 Miliar
Menteri Edhy Bertekad...
Menteri Edhy Bertekad Hidupkan Bitung Jadi Kawasan Ekonomi Khusus Perikanan
Menteri Edhy: Pantai...
Menteri Edhy: Pantai Selatan Jawa Berpotensi Jadi Sentra Budidaya Udang
Berita Terkini
PLN EPI Perluas Kemitraan...
PLN EPI Perluas Kemitraan Global Bangun Rantai Pasok Hidrogen Hijau
5 jam yang lalu
Biaya Logistik Global...
Biaya Logistik Global Menggila, Ancaman Inflasi Tak Hanya dari Harga Minyak
5 jam yang lalu
PT Astra International...
PT Astra International Tbk: Dari Rumah Koran di Desa Sejahtera Astra Kanreapia Menjadi Sentra Sayuran di Sulawesi Selatan
5 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Tambah Pasokan LPG 3 Kg di Majalengka dan Subang
6 jam yang lalu
Lepas dari Pertamina,...
Lepas dari Pertamina, Pelita Air Bakal Gabung di Bawah Garuda Indonesia
6 jam yang lalu
Ekonomi Restoratif Digagas...
Ekonomi Restoratif Digagas Jadi Jembatan Pembangunan Hijau Berkelanjutan
7 jam yang lalu
Infografis
Pasar di Jakarta Hasilkan...
Pasar di Jakarta Hasilkan 500 Ton Sampah Per Hari
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved