IKPP-GPI Group kembangkan pelabuhan Merak Mas Port
Rabu, 05 Maret 2014 - 18:07 WIB
IKPP-GPI Group kembangkan pelabuhan Merak Mas Port
A
A
A
Sindonews.com - PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (IKPP) menggandeng Global Putra International Group (GPI Group) untuk mengembangkan pelabuhan multiguna (terminal multipurpose) Merak Mas Port yang berlokasi di Desa Taman Sari, Merak, Banten.
Terminal multipurpose Merak Mas merupakan pelabuhan multiguna milik IKPP, anak usaha Asia Pulp and Paper (APP). Pembangunan Merak Mas Port dimulai pada Januari 1996, kemudian mendapatkan izin untuk beroperasi pada September 1997 dan percobaan pertama kali pada Oktober 1998.
Managing Director Sinar Mas, G Sulistiyanto mengatakan, kerja sama ini memungkinan pengembangan Merak Mas Port menjadi logistics terminal untuk melayani industri di Provinsi Banten dan Jawa Barat. Sehingga dapat membangun jaringan transportasi yang menghubungkan pengangkutan laut dan pengangkutan darat, kereta api, dan feeder domestik.
“Logistics terminal yang akan dikembangkan merupakan bagian dari supply chain yang penting dan memiliki fleksibilitas yang tinggi untuk mendukung efisiensi industri nasional dengan menyediakan sarana dan fasilitas logistik untuk meningkatkan value added,” kata dia dalam rilisnya di Jakarta, Rabu (5/3/2014).
Terminal ini memiliki fasilitas quay cranes sebanyak dua buah dengan kapasitas 40 ton, empat unit reach stacker dengan kapasitas 40 ton. Lalu area penampungan sebesar 70.000 m2 untuk kontainer dan kargo umum, serta sebuah gudang sebesar 8.000 m2 dan sebuah gudang lagi yang masih dalam tahap pengembangan.
“Selain itu, Merak Mas Port juga akan menambah container crane sebanyak dua unit, reach stacker empat unit, serta RTG Crane sebanyak dua unit yang sedang dalam tahap pengembangan,” tambahnya.
Pada April 1999, Terminal Multipurpose Merak Mas Port menandatangani perjanjian kerja sama operasi dengan PT Pelabuhan Indonesia II (Persero). Hingga kini, pelabuhan ini terus berbenah hingga mendapatkan Statement of Compliance (SoC) dari International Ship and Port-facility Security Code (ISPS Code).
Terminal multipurpose Merak Mas merupakan pelabuhan multiguna milik IKPP, anak usaha Asia Pulp and Paper (APP). Pembangunan Merak Mas Port dimulai pada Januari 1996, kemudian mendapatkan izin untuk beroperasi pada September 1997 dan percobaan pertama kali pada Oktober 1998.
Managing Director Sinar Mas, G Sulistiyanto mengatakan, kerja sama ini memungkinan pengembangan Merak Mas Port menjadi logistics terminal untuk melayani industri di Provinsi Banten dan Jawa Barat. Sehingga dapat membangun jaringan transportasi yang menghubungkan pengangkutan laut dan pengangkutan darat, kereta api, dan feeder domestik.
“Logistics terminal yang akan dikembangkan merupakan bagian dari supply chain yang penting dan memiliki fleksibilitas yang tinggi untuk mendukung efisiensi industri nasional dengan menyediakan sarana dan fasilitas logistik untuk meningkatkan value added,” kata dia dalam rilisnya di Jakarta, Rabu (5/3/2014).
Terminal ini memiliki fasilitas quay cranes sebanyak dua buah dengan kapasitas 40 ton, empat unit reach stacker dengan kapasitas 40 ton. Lalu area penampungan sebesar 70.000 m2 untuk kontainer dan kargo umum, serta sebuah gudang sebesar 8.000 m2 dan sebuah gudang lagi yang masih dalam tahap pengembangan.
“Selain itu, Merak Mas Port juga akan menambah container crane sebanyak dua unit, reach stacker empat unit, serta RTG Crane sebanyak dua unit yang sedang dalam tahap pengembangan,” tambahnya.
Pada April 1999, Terminal Multipurpose Merak Mas Port menandatangani perjanjian kerja sama operasi dengan PT Pelabuhan Indonesia II (Persero). Hingga kini, pelabuhan ini terus berbenah hingga mendapatkan Statement of Compliance (SoC) dari International Ship and Port-facility Security Code (ISPS Code).
(gpr)
Lihat Juga :