Pertamina Lubricants fokus garap pasar China
Jum'at, 07 Maret 2014 - 14:58 WIB
Pertamina Lubricants fokus garap pasar China
A
A
A
Sindonews.com - PT Pertamina Lubricants terus menancapkan bisnisnya dengan melakukan ekspansi ke luar negeri, yakni fokus pada pasar China yang cukup menjanjikan.
"Saat ini market share kami dalam bisnis pelumas dan pelumasan menguasai 60 persen pasar domestik, sebuah angka tertinggi di Asia Tengara," ujar Direktur Utama Pertamina Lubricans, Supriyanto di Hotel Pan Pacific Nirwana, Tanah Lot, Bali, Jumat (7/3/2014).
Selain pasar domestik, produk pelumas anak usaha Pertamina itu, juga telah menyebar sedikitnya ke 25 negara. Pelanggannya meliputi industri otomotif, perkapalan, peralatan TNI dan lainnya, baik dalam dan luar negeri.
Dia mengatakan, sejak lima tahun, pihaknya telah merintis pemasaran ke luar negeri dan memberikan hasil cukup menggembirakan. Meskipun diakui, untuk pasar China, belum begitu berkembang.
Belum berkembangnya produk Pertamina di negeri Tirai Bambu itu, lantaran belum ada fasilitas penopang produksi dan pusat marketing. Kendala lainnya, dari sisi persaingan harga yang cukup ketat. Padahal, kualitas produk Pertamina, sesuatu yang tidak bisa ditawar, sehingga kualitas tidak akan dikorbankan demi kepentingan apapun.
"China pasar menarik, kalau tidak bisa ditaklukkan, ya kita masuki dahulu," imbuhnya seraya mengatakan, minimal bisa menembus menguasai lima persen pasar pelumas di China, merupakan angka yang cukup besar.
Karena itu, tahun ini Pertamina Lubricants akan lebih serius menggarap pasar China yang merupakan pasar menjanjikan karena potensi pasarnya diperkirakan sekitar 10 kali lipat pasar domestik.
Sesuai komitmen untuk memberikan nilai tambah kepada pelanggan, pihaknya bertekad bisa menjadi salah satu pemain besar global di bidang pelumasan mesin.
Sebagai bagian memperkuat pasar ke mancanegera, pihaknya saat ini tinggal finalisasi untuk mengakuisisi fasilitas produksi dan basis marketing di Thailand. Selain itu, secara bertahap juga dilakukan untuk menggarap pasar China dengan memperkuat fasilitas produksi dan pusat marketing.
Kinerja perusahaanya, semakin membaik dan ditargetkan sampai 2015, Pertamina Lubricans berambisi bisa masuk 20 top industri pelumas dunia. Selain pasar China, perusahan tersebut juga bersiap melakukan penetrasi pasar ke Thailand, Timur Tengah, Afika, sebagian Eropa da Australia.
Sementara, dalam konferensi yang merupakan representasi business partnership antara Pertamina Lubricants dengan segenap partner bisnis, bertujuan memberikan wadah serta berbagi informasi mengenai teknologi pelumas dan pelumasan.
"Saat ini market share kami dalam bisnis pelumas dan pelumasan menguasai 60 persen pasar domestik, sebuah angka tertinggi di Asia Tengara," ujar Direktur Utama Pertamina Lubricans, Supriyanto di Hotel Pan Pacific Nirwana, Tanah Lot, Bali, Jumat (7/3/2014).
Selain pasar domestik, produk pelumas anak usaha Pertamina itu, juga telah menyebar sedikitnya ke 25 negara. Pelanggannya meliputi industri otomotif, perkapalan, peralatan TNI dan lainnya, baik dalam dan luar negeri.
Dia mengatakan, sejak lima tahun, pihaknya telah merintis pemasaran ke luar negeri dan memberikan hasil cukup menggembirakan. Meskipun diakui, untuk pasar China, belum begitu berkembang.
Belum berkembangnya produk Pertamina di negeri Tirai Bambu itu, lantaran belum ada fasilitas penopang produksi dan pusat marketing. Kendala lainnya, dari sisi persaingan harga yang cukup ketat. Padahal, kualitas produk Pertamina, sesuatu yang tidak bisa ditawar, sehingga kualitas tidak akan dikorbankan demi kepentingan apapun.
"China pasar menarik, kalau tidak bisa ditaklukkan, ya kita masuki dahulu," imbuhnya seraya mengatakan, minimal bisa menembus menguasai lima persen pasar pelumas di China, merupakan angka yang cukup besar.
Karena itu, tahun ini Pertamina Lubricants akan lebih serius menggarap pasar China yang merupakan pasar menjanjikan karena potensi pasarnya diperkirakan sekitar 10 kali lipat pasar domestik.
Sesuai komitmen untuk memberikan nilai tambah kepada pelanggan, pihaknya bertekad bisa menjadi salah satu pemain besar global di bidang pelumasan mesin.
Sebagai bagian memperkuat pasar ke mancanegera, pihaknya saat ini tinggal finalisasi untuk mengakuisisi fasilitas produksi dan basis marketing di Thailand. Selain itu, secara bertahap juga dilakukan untuk menggarap pasar China dengan memperkuat fasilitas produksi dan pusat marketing.
Kinerja perusahaanya, semakin membaik dan ditargetkan sampai 2015, Pertamina Lubricans berambisi bisa masuk 20 top industri pelumas dunia. Selain pasar China, perusahan tersebut juga bersiap melakukan penetrasi pasar ke Thailand, Timur Tengah, Afika, sebagian Eropa da Australia.
Sementara, dalam konferensi yang merupakan representasi business partnership antara Pertamina Lubricants dengan segenap partner bisnis, bertujuan memberikan wadah serta berbagi informasi mengenai teknologi pelumas dan pelumasan.
(izz)
Lihat Juga :