Pemda pesan 150 pesawat N-219 dari PT DI

Jum'at, 07 Maret 2014 - 21:24 WIB
Pemda pesan 150 pesawat...
Pemda pesan 150 pesawat N-219 dari PT DI
A A A
Sindonews.com - Pemerintah Daerah (Pemda) dari beberapa daerah di Indonesia telah memesan pesawat jenis N-219 dari PT Dirgantara Indonesia (DI). Mayoritas, pesawat tersebut dipesan oleh pemda dari Indonesia timur.

Hal itu dikatakan Menteri Perindustrian (Menperin) MS Hidayat saat mengunjungi pabrik pembuatan pesawat milik PT DI di Bandung, Jumat (7/3/2014). Ikut dalam rombongan tersebut Menteri PPN/Bappenas Armida Alisjahbana.

"Kementerian Perindustrian sosialisasi kepada pemda. Mereka (PT DI) sudah MoU 150 unit dengan pemda. Harganya sekitar USD5 juta. Kapasitas tempat duduk pesawat ini 19 penumpang. Ini perlu untuk keperluan antar pulau," ujat Hidayat.

Menurut Menperin, pesawat jenis ini sangat diperlukan, khususnya di Indonesia timur. Pesawat ini disebut juga salah satu pendukung terealisasinya program MP3EI. "Untuk membeli mestinya melalui anggaran daerah karena ini untuk mendukung MP3EI," katanya.

Hidayat mendukung program PT DI dalam pengembangan pesawat ini. Prototye pesawat N-219 disebut-sebut akan selesai pekan depan.

"Ini sangat diperlukan untuk kebutuhan pesawat antar daerah antar pulau sehingga dibutuhkan pemda. Indonesia timur dimungkinkan dan dibutuhkan. Prototype minggu depan selesai. Diminta pemda khususnya kawasan Indonesia timur membelinya. Program prototype ini bekerjasama dengan Lapan," katanya.

Hidayat mengaku pesawat buatan anak negeri tersebut sudah banyak menggunakan komponen dalam negeri. Menurutnya, Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) pesawat tersebut telah mencapai 40 persen. Angka ini diharapkan akan terus meningkat hingga 60 persen dalam kurun waktu 5 tahun.

"Kami (Kementerian Perindustrian) antusias karena diawali TKDN 40 persen, nanti akan sampai 60 persen," kata Hidayat.

Menurut Hidayat, dengan tingginya kandungan komponen dalam negeri pihaknya berjanji akan memproteksi pesawat N-219. Pesawat berkapasitas 19 tempat duduk ini akan dilindungi dari serbuan pesawat impor. Terutama yang juga jenis twin otter, alias baling-baling ganda.

"Kita akan proteksi mereka dengan peraturan pemerintah, (TKDN) ini karena bisa di atas 40 persen. Bisa dengan dengan berbagai regulasi. Seperti kita tidak akan memperlancar impor pesawat sejenis, saingannya twin otter," tegasnya.

Hidayat menyebut beberapa komponen sudah dibuat dalam negeri seperti spare part, ban dan sebagainya selain mesin. "Kami bertanggung jawab pada industri komponen. Semua komponen, spare part, ban. Kalau untuk mesin belum lah," katanya.

Pesawat N-219 ini, kata dia, tidak mempunyai banyak saingan. Pesawat ini hanya bersaing dengan pesawat jenis twin otter. "Kita bisa dibilang enggak ada saingan, karena disesuaikan kebutuhan domestik," katanya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Terkejut Sikap JPU,...
Terkejut Sikap JPU, Kuasa Hukum Minta Hakim Perhatikan Fakta Persidangan
KPK Panggil Komisaris...
KPK Panggil Komisaris Utama PT Asabri terkait Kasus PT DI
Telisik Korupsi PT DI,...
Telisik Korupsi PT DI, KPK Panggil 2 Komisaris PT Dirgantara Indonesia
GMF dan PTDI Jajaki...
GMF dan PTDI Jajaki Kerja Sama Perkuat Sinergi Dirgantara
Dalami Kasus Korupsi...
Dalami Kasus Korupsi PT Dirgantara Indonesia, KPK Panggil Pensiunan TNI
KPK Panggil Dirut PT...
KPK Panggil Dirut PT PAL Dalami Kasus PT DI
Berita Terkini
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau Sesaat, Lalu Ambruk Lebih dari 1%
40 menit yang lalu
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
1 jam yang lalu
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
2 jam yang lalu
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
2 jam yang lalu
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
3 jam yang lalu
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
6 jam yang lalu
Infografis
Daftar Lengkap Skuad...
Daftar Lengkap Skuad Timnas Jerman di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved