Pembiayaan PNM Cabang Surabaya Rp125,7 M
Sabtu, 08 Maret 2014 - 12:19 WIB
Pembiayaan PNM Cabang Surabaya Rp125,7 M
A
A
A
Sindonews.com - Saat ini, PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau PNM Cabang Surabaya membawahi operasional bisnis dari 24 kantor ULaMM, yang dibantu monitor oleh empat klaster. Yakni klaster Surabaya, Pasuruan, Lamongan, dan Tuban.
Tercatat, sampai akhir Februari 2014, total outstanding pembiayaan PNM Cabang Surabaya mencapai Rp125,7 miliar, tumbuh 3,5 persen dibandingkan dengan pencapaian periode yang sama tahun lalu sebesar Rp121,4 miliar.
Pembiayaan tersebut diberikan kepada 2.232 pelaku Usaha Mikro Kecil (UMK) di Surabaya atau meningkat 16 persen dibandingkan pada Februari 2013 yang sebanyak 1.924 debitur.
Pemimpin PNM Cabang Surabaya, Nyoman Wijana mengatakan, secara kumulatif, total penyaluran pembiayaan PNM Cabang Surabaya sejak berdiri (21 Februari 2009) hingga sekarang mencapai Rp433,4 miliar kepada 5.673 debitur.
Sepanjang 2013, PNM aktif memperluas jaringan dengan menambah 100 unit ULaMM, 22 kluster, 3 kantor cabang pembantu serta meningkatkan status empat kantor cabang pembantu menjadi kantor cabang.
Sehingga saat ini PNM memiliki 705 jaringan layanan, yang terdiri dari 26 cabang, empat cabang pembantu, 97 klaster dan 577 unit ULaMM, yang menjangkau 2.799 kecamatan di seluruh Indonesia.
Dia menuturkan, selaras dengan ekspansi bisnis, penyaluran pembiayaan PNM juga turut mengalami pertumbuhan dari tahun ke tahun. INi tercatat total dana yang disalurkan PNM sejak berdiri hingga Desember 2013 mencapai Rp16,97 triliun, dengan jumlah penerima manfaat sebanyak 1,46 juta pelaku UMKM.
PNM akan terus meningkatkan kompetensi pelaku UMK, khususnya mengubah pola pikir UMK agar terus berinovasi dalam mengembangkan usahanya. Menurutnya, pelaku UMK harus cerdik dalam melihat peluang dan mampu berinovasi mengikuti perubahan jaman.
Semua itu diperlukan di tengah persaingan bisnis yang semakin ketat di semua lini usaha. "Sayangnya banyak wirausahawan UMK yang sering kali sudah merasa cukup dan tidak mau mengembangkan usahanya lebih maju lagi," ujarnya.
Menyadari hal tersebut, PNM melalui Divisi Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) secara regular memberikan pelatihan dan pembinaan guna meningkatkan sumber daya manusia di industri UMKM.
Tercatat, sampai akhir Februari 2014, total outstanding pembiayaan PNM Cabang Surabaya mencapai Rp125,7 miliar, tumbuh 3,5 persen dibandingkan dengan pencapaian periode yang sama tahun lalu sebesar Rp121,4 miliar.
Pembiayaan tersebut diberikan kepada 2.232 pelaku Usaha Mikro Kecil (UMK) di Surabaya atau meningkat 16 persen dibandingkan pada Februari 2013 yang sebanyak 1.924 debitur.
Pemimpin PNM Cabang Surabaya, Nyoman Wijana mengatakan, secara kumulatif, total penyaluran pembiayaan PNM Cabang Surabaya sejak berdiri (21 Februari 2009) hingga sekarang mencapai Rp433,4 miliar kepada 5.673 debitur.
Sepanjang 2013, PNM aktif memperluas jaringan dengan menambah 100 unit ULaMM, 22 kluster, 3 kantor cabang pembantu serta meningkatkan status empat kantor cabang pembantu menjadi kantor cabang.
Sehingga saat ini PNM memiliki 705 jaringan layanan, yang terdiri dari 26 cabang, empat cabang pembantu, 97 klaster dan 577 unit ULaMM, yang menjangkau 2.799 kecamatan di seluruh Indonesia.
Dia menuturkan, selaras dengan ekspansi bisnis, penyaluran pembiayaan PNM juga turut mengalami pertumbuhan dari tahun ke tahun. INi tercatat total dana yang disalurkan PNM sejak berdiri hingga Desember 2013 mencapai Rp16,97 triliun, dengan jumlah penerima manfaat sebanyak 1,46 juta pelaku UMKM.
PNM akan terus meningkatkan kompetensi pelaku UMK, khususnya mengubah pola pikir UMK agar terus berinovasi dalam mengembangkan usahanya. Menurutnya, pelaku UMK harus cerdik dalam melihat peluang dan mampu berinovasi mengikuti perubahan jaman.
Semua itu diperlukan di tengah persaingan bisnis yang semakin ketat di semua lini usaha. "Sayangnya banyak wirausahawan UMK yang sering kali sudah merasa cukup dan tidak mau mengembangkan usahanya lebih maju lagi," ujarnya.
Menyadari hal tersebut, PNM melalui Divisi Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) secara regular memberikan pelatihan dan pembinaan guna meningkatkan sumber daya manusia di industri UMKM.
(izz)
Lihat Juga :