Tiket KA Lebaran dijual 3 bulan sebelum Idul Fitri
Minggu, 09 Maret 2014 - 17:35 WIB
Tiket KA Lebaran dijual 3 bulan sebelum Idul Fitri
A
A
A
Sindonews.com - Tiket Kereta Api (KA) Lebaran bakal dijual tiga bulan sebelum hari raya Idul Fitri, yang dirayakan pada Agustus mendatang. Penjualan lebih awal ini untuk memberikan kenyamanan kepada calon pemudik.
Humas PT KA Daop IV Semarang Eko Budianto mengatakan, 90 hari sebelum keberangkatan sudah bisa melakukan pembelian, sehingga pada saat keberangkatan penumpang tidak perlu lagi mengantre tiket.
“Jadi mulai bulan Mei, masyarkat sudah bisa melakukan pemesanan,” kata dia di Jawa Tengah, Minggu (9/3/2014).
Eko mengatakan, selain bisa dipesan jauh-jauh hari, para pemudik juga akan menikmati kerata Ekonomi AC dengan harga lebih murah dibandingkan sebelumnya. Hal ini menyusul kontrak penyelenggaraan kewajiban pelayanan publik (Public Service Obligation/PSO)) Perkeretaapian 2014 antara Dirjen KA dan PT KAI. Subsidi tersebut akan mulai berlaku 1 April mendatang.
“Pada tahun 2014, subsidi penumpang KA kelas ekonomi sebesar Rp1,224 triliun, naik Rp682 miliar dibanding tahun sebelumnya, sehingga pemudik siap-siap Lebaran dengan KA Ekonomi AC dengan harga lebih murah,” kata dia.
Dijelaskan Eko, untuk wilayah Daop IV Semarang hanya dua kereta yang mendapatkan subsidi, yakni Tawangjaya dan Tegal Arum. Tawangjaya yang harga tiket sebelumnya sebesar Rp80 ribu, dengan adanya subsidi tersebut menjadi Rp45 ribu, sedangkan Tegal Arum yang sebelumnya Rp50 ribu menjadi Rp25 ribu.
Meskipun hanya dua KA yang mendapatkan subsidi, pada saat Lebaran semua KA Lebaran mendapatkan subsidi, yakni KA Pasundan, Kertajaya, Tawangjaya, Matarmaja, Mantp, Kuto Jaya Utara dan Kuto Jaya Timur.
Terkait dengan subsidi yang diberikan pemerintah, yang akan berlaku mulai 1 April mendatang, Eko menyatakan bahwa setiap penumpang yang telah membeli tiket untuk keberangkatan tanggal tersebut dan seterusnya yang pembeliannya dilakukan sebelum 1 April 2014 dengan tarif lama, maka PT KAI akan mengembalikan selisih bea penumpang.
Pengembalian bea selisih dapat dilakukan pada saat kedatangan KA sampai dengan maksimal tiga hari setelah kedatangan KA. “Untuk tiket keberangkatan ka sebelum tanggal 1 April 2014 yang masih menggunakan tarif lama (non PSO),” jelas dia.
Humas PT KA Daop IV Semarang Eko Budianto mengatakan, 90 hari sebelum keberangkatan sudah bisa melakukan pembelian, sehingga pada saat keberangkatan penumpang tidak perlu lagi mengantre tiket.
“Jadi mulai bulan Mei, masyarkat sudah bisa melakukan pemesanan,” kata dia di Jawa Tengah, Minggu (9/3/2014).
Eko mengatakan, selain bisa dipesan jauh-jauh hari, para pemudik juga akan menikmati kerata Ekonomi AC dengan harga lebih murah dibandingkan sebelumnya. Hal ini menyusul kontrak penyelenggaraan kewajiban pelayanan publik (Public Service Obligation/PSO)) Perkeretaapian 2014 antara Dirjen KA dan PT KAI. Subsidi tersebut akan mulai berlaku 1 April mendatang.
“Pada tahun 2014, subsidi penumpang KA kelas ekonomi sebesar Rp1,224 triliun, naik Rp682 miliar dibanding tahun sebelumnya, sehingga pemudik siap-siap Lebaran dengan KA Ekonomi AC dengan harga lebih murah,” kata dia.
Dijelaskan Eko, untuk wilayah Daop IV Semarang hanya dua kereta yang mendapatkan subsidi, yakni Tawangjaya dan Tegal Arum. Tawangjaya yang harga tiket sebelumnya sebesar Rp80 ribu, dengan adanya subsidi tersebut menjadi Rp45 ribu, sedangkan Tegal Arum yang sebelumnya Rp50 ribu menjadi Rp25 ribu.
Meskipun hanya dua KA yang mendapatkan subsidi, pada saat Lebaran semua KA Lebaran mendapatkan subsidi, yakni KA Pasundan, Kertajaya, Tawangjaya, Matarmaja, Mantp, Kuto Jaya Utara dan Kuto Jaya Timur.
Terkait dengan subsidi yang diberikan pemerintah, yang akan berlaku mulai 1 April mendatang, Eko menyatakan bahwa setiap penumpang yang telah membeli tiket untuk keberangkatan tanggal tersebut dan seterusnya yang pembeliannya dilakukan sebelum 1 April 2014 dengan tarif lama, maka PT KAI akan mengembalikan selisih bea penumpang.
Pengembalian bea selisih dapat dilakukan pada saat kedatangan KA sampai dengan maksimal tiga hari setelah kedatangan KA. “Untuk tiket keberangkatan ka sebelum tanggal 1 April 2014 yang masih menggunakan tarif lama (non PSO),” jelas dia.
(rna)
Lihat Juga :