Rupiah ditutup di level Rp11.370/USD
Senin, 10 Maret 2014 - 16:33 WIB
Rupiah ditutup di level Rp11.370/USD
A
A
A
Sindonews.com - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada hari ini terapresiasi di tengah belum mampunya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat pada akhir perdagangan.
Nilai tukar rupiah terhadap USD berdasarkan data Bloomberg berada pada level Rp11.370 per USD. Posisi ini terapresiasi 70 poin dibanding penutupan akhir pekan lalu di level Rp11.440 per USD.
Masih berdasarkan data Bloomberg, rupiah pagi tadi dibuka pada level Rp11.477 per USD. Adapun, posisi rupiah terlemah di level Rp11.477 per USD dan terkuat di level Rp11.343 per USD.
Data yahoofinance mencatat mata uang domestik sore hari ini berada di level Rp11.374 per USD, dengan kisaran harian Rp11.357-11.485 per USD. Posisi ini menguat 66 poin dibanding penutupan sebelumnya di level Rp11.440 per USD.
Data Sindonews bersumber dari Limas menunjukkan rupiah pada perdagangan hari ini berakhir di level Rp11.373 per USD. Posisi ini menguat 81 poin dibanding sebelumnya di level Rp11.454 per USD.
Sementara posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada hari ini berada di level Rp11.449 per USD atau melemah 54 poin dibanding penutupan Jumat (7/3/2014) di level Rp11.395 per USD.
Head of Research & Analysis BNI Nurul Eti Nurbaeti mengatakan, laju rupiah hari ini dipengaruhi sejumlah sentimen, seperti cadangan devisa Indonesia yang naik sebesar USD2,09 miliar dari sebelumnya menjadi USD102,74 miliar pada akhir Februari.
Kendati demikian, nilai tukar rupiah sempat melemah pada awal perdagangan hari ini karena dibayangi terkoreksinya IHSG menyusul turunnya risk appetite pelaku pasar terimbas data angka pengangguran AS menjadi 6,7 persen dari sebelumnya 6,6 persen, sehingga sempat meningkatkan permintaan dolar sebagai safe haven currency.
Adapun IHSG hari ini ditutup kembali di zona merah. IHSG melorot lagi 8,64 poin atau 0,18 persen ke level 4.677,25 seiring melemahnya bursa kawasan Asia.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp6,15 triliun dengan 4,53 miliar saham diperdagangkan dan transaksi jual asing mencapai Rp176,20 miliar. Tercatat 139 saham naik, 180 saham melemah dan 78 saham stagnan.
Nilai tukar rupiah terhadap USD berdasarkan data Bloomberg berada pada level Rp11.370 per USD. Posisi ini terapresiasi 70 poin dibanding penutupan akhir pekan lalu di level Rp11.440 per USD.
Masih berdasarkan data Bloomberg, rupiah pagi tadi dibuka pada level Rp11.477 per USD. Adapun, posisi rupiah terlemah di level Rp11.477 per USD dan terkuat di level Rp11.343 per USD.
Data yahoofinance mencatat mata uang domestik sore hari ini berada di level Rp11.374 per USD, dengan kisaran harian Rp11.357-11.485 per USD. Posisi ini menguat 66 poin dibanding penutupan sebelumnya di level Rp11.440 per USD.
Data Sindonews bersumber dari Limas menunjukkan rupiah pada perdagangan hari ini berakhir di level Rp11.373 per USD. Posisi ini menguat 81 poin dibanding sebelumnya di level Rp11.454 per USD.
Sementara posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada hari ini berada di level Rp11.449 per USD atau melemah 54 poin dibanding penutupan Jumat (7/3/2014) di level Rp11.395 per USD.
Head of Research & Analysis BNI Nurul Eti Nurbaeti mengatakan, laju rupiah hari ini dipengaruhi sejumlah sentimen, seperti cadangan devisa Indonesia yang naik sebesar USD2,09 miliar dari sebelumnya menjadi USD102,74 miliar pada akhir Februari.
Kendati demikian, nilai tukar rupiah sempat melemah pada awal perdagangan hari ini karena dibayangi terkoreksinya IHSG menyusul turunnya risk appetite pelaku pasar terimbas data angka pengangguran AS menjadi 6,7 persen dari sebelumnya 6,6 persen, sehingga sempat meningkatkan permintaan dolar sebagai safe haven currency.
Adapun IHSG hari ini ditutup kembali di zona merah. IHSG melorot lagi 8,64 poin atau 0,18 persen ke level 4.677,25 seiring melemahnya bursa kawasan Asia.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp6,15 triliun dengan 4,53 miliar saham diperdagangkan dan transaksi jual asing mencapai Rp176,20 miliar. Tercatat 139 saham naik, 180 saham melemah dan 78 saham stagnan.
(rna)