Bandara Soetta pembayar pajak terbesar di Tangerang
Senin, 10 Maret 2014 - 16:55 WIB
Bandara Soetta pembayar pajak terbesar di Tangerang
A
A
A
Sindonews.com - Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) meraih penghargaan dari Pemerintah Kota Tangerang atas kontribusinya sebagai pembayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) terbesar dan pembayar Pajak Parkir terbesar untuk masa pajak 2013.
Penghargaan yang pertama kali bagi PT Angkasa Pura II Kantor Cabang Utama Bandara Soetta ini diberikan langsung oleh Walikota Tangerang Arif Wismansyah kepada General Affair Manager Bandara Internasional Soekarno-Hatta Yudis Tiawan, hari ini, Senin (10/3/2014).
Pada 2013, PBB yang dibayarkan PT Angkasa Pura II Kantor Cabang Utama Bandara Soetta kepada Pemerintah Kota Tangerang mencapai Rp44,54 miliar atau naik sekitar 23,8 persen dibandingkan dengan 2012 sebanyak Rp35,98 miliar.
Sementara, jumlah Pajak Parkir yang dibayarkan pada 2013 sebesar Rp24,89 miliar atau meningkat 44,54 persen dibandingkan 2012 sebesar Rp17,22 miliar.
"Bandara Internasional Soekarno-Hatta selalu mendukung pengembangan dan pembangunan Kota Tangerang. Diantaranya dengan memenuhi kewajiban membayar pajak," jelas Senior General Manager Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Bram Bharoto Tjiptadi.
Dia menuturkan, penghargaan yang diberikan Pemerintah Kota Tangerang ini sebagai bukti nyata kontribusi Bandara Internasional Soekarno-Hatta terhadap pembangunan wilayah sekitar bandara.
"Pajak adalah kontribusi langsung untuk pembangunan Tangerang. Kami berharap PT Angkasa Pura II, Pemerintah Kota Tangerang, dan institusi lainnya semakin bahu membahu untuk bersinergi guna meningkatkan taraf hidup, tingkat pendidikan, dan tingkat perekonomian masyarakat di sekitar Bandara Internasional Soekarno-Hatta," jelas Bram.
Sementara, keberadaan Bandara Internasional Soekarno-Hatta mampu menyerap tenaga kerja yang berasal dari masyarakat sekitar. "Dampak domino dari keberadaan suatu bandara adalah bisa memicu pertumbuhan ekonomi di wilayah sekitar dan membuka lapangan pekerjaan. Sebanyak 60 persen karyawan yang bekerja di Bandara Soetta merupakan warga Kota dan Kabupaten Tangerang," ungkapnya.
Keberadaan Bandara Internasional Soekarno-Hatta juga mendorong timbulnya entitas bisnis baru. Diantaranya hotel, restoran, dan lainnya, mulai dari skala kecil, menengah, hingga besar.
"Meningkatnya perekonomian juga mendorong tingginya tingkat pendidikan masyarakat sekitar," kata dia.
Wali Kota Tangerang Arief R Wismanyah mengatakan, Pemerinta Kota Tangerang sangat mengapresiasi institusi yang memenuhi kewajibannya membayar pajak.
"Kota Tangerang tengah melakukan pembangunan besar-besaran, antara lain didanai oleh pajak yang dibayarkan. Salah satunya pembangunan Rumah Sakit Umum Kota Tangerang, yang didanai dari pajak," jelasnya.
Arief mengatakan, pemberian penghargaan kepada PT Angkasa Pura II antara lain untuk memicu institusi lain di Kota Tangerang agar selalu patuh dan taat membayar pajak.
Penghargaan yang pertama kali bagi PT Angkasa Pura II Kantor Cabang Utama Bandara Soetta ini diberikan langsung oleh Walikota Tangerang Arif Wismansyah kepada General Affair Manager Bandara Internasional Soekarno-Hatta Yudis Tiawan, hari ini, Senin (10/3/2014).
Pada 2013, PBB yang dibayarkan PT Angkasa Pura II Kantor Cabang Utama Bandara Soetta kepada Pemerintah Kota Tangerang mencapai Rp44,54 miliar atau naik sekitar 23,8 persen dibandingkan dengan 2012 sebanyak Rp35,98 miliar.
Sementara, jumlah Pajak Parkir yang dibayarkan pada 2013 sebesar Rp24,89 miliar atau meningkat 44,54 persen dibandingkan 2012 sebesar Rp17,22 miliar.
"Bandara Internasional Soekarno-Hatta selalu mendukung pengembangan dan pembangunan Kota Tangerang. Diantaranya dengan memenuhi kewajiban membayar pajak," jelas Senior General Manager Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Bram Bharoto Tjiptadi.
Dia menuturkan, penghargaan yang diberikan Pemerintah Kota Tangerang ini sebagai bukti nyata kontribusi Bandara Internasional Soekarno-Hatta terhadap pembangunan wilayah sekitar bandara.
"Pajak adalah kontribusi langsung untuk pembangunan Tangerang. Kami berharap PT Angkasa Pura II, Pemerintah Kota Tangerang, dan institusi lainnya semakin bahu membahu untuk bersinergi guna meningkatkan taraf hidup, tingkat pendidikan, dan tingkat perekonomian masyarakat di sekitar Bandara Internasional Soekarno-Hatta," jelas Bram.
Sementara, keberadaan Bandara Internasional Soekarno-Hatta mampu menyerap tenaga kerja yang berasal dari masyarakat sekitar. "Dampak domino dari keberadaan suatu bandara adalah bisa memicu pertumbuhan ekonomi di wilayah sekitar dan membuka lapangan pekerjaan. Sebanyak 60 persen karyawan yang bekerja di Bandara Soetta merupakan warga Kota dan Kabupaten Tangerang," ungkapnya.
Keberadaan Bandara Internasional Soekarno-Hatta juga mendorong timbulnya entitas bisnis baru. Diantaranya hotel, restoran, dan lainnya, mulai dari skala kecil, menengah, hingga besar.
"Meningkatnya perekonomian juga mendorong tingginya tingkat pendidikan masyarakat sekitar," kata dia.
Wali Kota Tangerang Arief R Wismanyah mengatakan, Pemerinta Kota Tangerang sangat mengapresiasi institusi yang memenuhi kewajibannya membayar pajak.
"Kota Tangerang tengah melakukan pembangunan besar-besaran, antara lain didanai oleh pajak yang dibayarkan. Salah satunya pembangunan Rumah Sakit Umum Kota Tangerang, yang didanai dari pajak," jelasnya.
Arief mengatakan, pemberian penghargaan kepada PT Angkasa Pura II antara lain untuk memicu institusi lain di Kota Tangerang agar selalu patuh dan taat membayar pajak.
(izz)
Lihat Juga :