Siap atau tidak, RI harus hadapi AEC 2015
Rabu, 12 Maret 2014 - 18:35 WIB
Siap atau tidak, RI harus hadapi AEC 2015
A
A
A
Sindonews.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Hatta Radjasa menegaskan saat ini bukan lagi mempertanyakan kesiapan Indonesia menghadapi ASEAN Economic Community (AEC), karena AEC susah di depan mata. Pada 2015 mendatang Indonesia sudah harus menghadapinya.
"Kita tidak bisa mengatakan tidak siap, karena sudah di depan mata kita. Komitmen sudah berjalan, yang paling penting bagaimana kita meningkatkan daya saing," ujarnya usai menghadiri rapat kordinasi terkait persiapan Indonesia menghadapi AEC di kantornya, Rabu (12/3/2014).
AEC, lanjutnya, terdiri dari empat pilar utama yang harus dihadapi. Di antaranya adalah pasar tunggal, negara berdaya saing, pembangunan yang lebih berkeadilan, dan mengintegrasikan pada perekonomian dunia.
"Nah, dari sini kita harus meningkatkan daya saing kita, oleh sebab itu perlu dibentuk komite tadi sebagai dapur AEC. Untuk mem-feeding apa regulasi yang menghambat kita supaya lebih kompetitif," imbuhnya.
Seperti diketahui, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian tengah membentuk sebuah komite nasional dalam rangka menghadapi AEC. Komite ini dinamakan Komite Nasional Persiapan AEC, dengan tugas utama meningkatkan daya saing Indonesia di ASEAN, serta melakukan sosialisasi terkait AEC.
"Komite ini rencananya akan disahkan dengan Keputusan Presiden (Kepres) dengan ketuanya adalah Menko," ungkap Deputi Kerjasama Ekonomi Internasional Kemenko Perekonomian, Rizak Affandi Lukman.
"Kita tidak bisa mengatakan tidak siap, karena sudah di depan mata kita. Komitmen sudah berjalan, yang paling penting bagaimana kita meningkatkan daya saing," ujarnya usai menghadiri rapat kordinasi terkait persiapan Indonesia menghadapi AEC di kantornya, Rabu (12/3/2014).
AEC, lanjutnya, terdiri dari empat pilar utama yang harus dihadapi. Di antaranya adalah pasar tunggal, negara berdaya saing, pembangunan yang lebih berkeadilan, dan mengintegrasikan pada perekonomian dunia.
"Nah, dari sini kita harus meningkatkan daya saing kita, oleh sebab itu perlu dibentuk komite tadi sebagai dapur AEC. Untuk mem-feeding apa regulasi yang menghambat kita supaya lebih kompetitif," imbuhnya.
Seperti diketahui, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian tengah membentuk sebuah komite nasional dalam rangka menghadapi AEC. Komite ini dinamakan Komite Nasional Persiapan AEC, dengan tugas utama meningkatkan daya saing Indonesia di ASEAN, serta melakukan sosialisasi terkait AEC.
"Komite ini rencananya akan disahkan dengan Keputusan Presiden (Kepres) dengan ketuanya adalah Menko," ungkap Deputi Kerjasama Ekonomi Internasional Kemenko Perekonomian, Rizak Affandi Lukman.
(gpr)
Lihat Juga :