Tingkatkan akses keuangan UMKM, BRI gandeng Kemendag
Kamis, 13 Maret 2014 - 11:14 WIB
Tingkatkan akses keuangan UMKM, BRI gandeng Kemendag
A
A
A
Sindonews.com - PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) bertekad meningkatkan akses (inklusi) lembaga keuangan ke pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM). Kali ini, BRI menggandeng Kementerian Perdagangan (Kemendag) guna meningkatkan akses keuangan bagi UMKM di sektor perdagangan.
“Berdasarkan prinsip kemitraan guna mendukung pemberdayaan bagi UMKM di sektor perdagangan yang berdaya saing akan dilaksanakan perjanjian kerja sama peningkatan akses keuangan bagi usaha mikro, kecil dan menengah di sektor perdagangan antara BRI dengan Kemendag,” ujar Sekretaris Perusahaan BRI Muhamad Ali di Jakarta, Kamis (13/3/2014).
Ali mengatakan, terdapat enam tujuan kerja sama dengan Kemendag. Pertama, akan mensinergikan layanan perbankan terkait akses keuangan dengan kebutuhan transaksi jual beli dan permodalan UMKM di sektor perdagangan. Kedua, UMKM di sektor perdagangan akan dapat mengakses layanan perbankan terkait transaksi keuangan dan permodalan sesuai persyaratan perbankan yang dilengkapi dengan fasilitas electronic banking.
Ketiga, akan mengoptimalisasi konektivitas teknologi informasi dan komunikasi layanan perbankan dalam mendukung pemberdayaan UMKM di sektor perdagangan. Keempat, meningkatkan sosialisasi dan penyebaran informasi keberadaan layanan perbankan terkait transaksi keuangan dan permodalan yang dibutuhkan UMKM di sektor perdagangan.
“Kelima, akan mendorong pemberdayaan pedagang pasar/warung tradisional melalui pelatihan atau sosialisasi mengenai pemahaman berdagang yang bertanggung jawab, jujur, tertib, amanah dan tidak merugikan konsumen,” papar dia.
Sementara Keenam, akan mengoptimalisasikan unit kerja perbankan di pasar tradisional khususnya di daerah dalam melayani akses transaksi keuangan dan permodalan bagi UMKM di sektor perdagangan. Ali mengatakan, sebagai langka konkret, pihaknya akan membuka unit kerja perbankan, yakni Teras BRI di pasar yang sudah di revitalisasi oleh Kemendag .
“Kita akan sosialisasikan layanan perbankan terkait akses pembiayaan dan jasa-jasa perbankan lainnya bagi UMKM perbankan di pasar tradisional yang akan atau telah diresmikan oleh Kementerian Perdagangan di seluruh wilayah Indonesia," ujar dia.
Adapun wilayah yang dimaksud, antara lain di Kabupaten Pasaman (Sumatera Barat), Kabupaten Kebumen (Jawa Tengah), Kabupaten Temanggung(Jawa Tengah), Kabupaten Pontianak (Kalimantan Barat), dan Kabupaten Belitung (Bangka Belitung), dan daerah lainnya.
Sementara itu, untuk proses edukasi perbankan kepada para pedagang dan pengunjung pasar, BRI juga akan mendorong penerapan cashless society dengan penggunaan e-banking BRI, seperti mobile banking BRI dan EDC BRI, di mana saat ini sudah berjumlah lebih dari 85 ribu.
“Berdasarkan prinsip kemitraan guna mendukung pemberdayaan bagi UMKM di sektor perdagangan yang berdaya saing akan dilaksanakan perjanjian kerja sama peningkatan akses keuangan bagi usaha mikro, kecil dan menengah di sektor perdagangan antara BRI dengan Kemendag,” ujar Sekretaris Perusahaan BRI Muhamad Ali di Jakarta, Kamis (13/3/2014).
Ali mengatakan, terdapat enam tujuan kerja sama dengan Kemendag. Pertama, akan mensinergikan layanan perbankan terkait akses keuangan dengan kebutuhan transaksi jual beli dan permodalan UMKM di sektor perdagangan. Kedua, UMKM di sektor perdagangan akan dapat mengakses layanan perbankan terkait transaksi keuangan dan permodalan sesuai persyaratan perbankan yang dilengkapi dengan fasilitas electronic banking.
Ketiga, akan mengoptimalisasi konektivitas teknologi informasi dan komunikasi layanan perbankan dalam mendukung pemberdayaan UMKM di sektor perdagangan. Keempat, meningkatkan sosialisasi dan penyebaran informasi keberadaan layanan perbankan terkait transaksi keuangan dan permodalan yang dibutuhkan UMKM di sektor perdagangan.
“Kelima, akan mendorong pemberdayaan pedagang pasar/warung tradisional melalui pelatihan atau sosialisasi mengenai pemahaman berdagang yang bertanggung jawab, jujur, tertib, amanah dan tidak merugikan konsumen,” papar dia.
Sementara Keenam, akan mengoptimalisasikan unit kerja perbankan di pasar tradisional khususnya di daerah dalam melayani akses transaksi keuangan dan permodalan bagi UMKM di sektor perdagangan. Ali mengatakan, sebagai langka konkret, pihaknya akan membuka unit kerja perbankan, yakni Teras BRI di pasar yang sudah di revitalisasi oleh Kemendag .
“Kita akan sosialisasikan layanan perbankan terkait akses pembiayaan dan jasa-jasa perbankan lainnya bagi UMKM perbankan di pasar tradisional yang akan atau telah diresmikan oleh Kementerian Perdagangan di seluruh wilayah Indonesia," ujar dia.
Adapun wilayah yang dimaksud, antara lain di Kabupaten Pasaman (Sumatera Barat), Kabupaten Kebumen (Jawa Tengah), Kabupaten Temanggung(Jawa Tengah), Kabupaten Pontianak (Kalimantan Barat), dan Kabupaten Belitung (Bangka Belitung), dan daerah lainnya.
Sementara itu, untuk proses edukasi perbankan kepada para pedagang dan pengunjung pasar, BRI juga akan mendorong penerapan cashless society dengan penggunaan e-banking BRI, seperti mobile banking BRI dan EDC BRI, di mana saat ini sudah berjumlah lebih dari 85 ribu.
(rna)
Lihat Juga :